Pesawat Demonim Air Hilang Kontak

Sempat Bilang Kangen, Ini Pesan Terakhir Kopilot Dimonim Air Wayan Sugiarta Kepada Sang Istri

Maheni menuturkan, sebelum peristiwa nahas terjadi, almarhum Wayan Sugiarta masih sempat video call

Sempat Bilang Kangen, Ini Pesan Terakhir Kopilot Dimonim Air Wayan Sugiarta Kepada Sang Istri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komang Sri Maheni (37), istri Kopilot Wayan Sugiarta (45) yang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat tak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Linangan air mata terlihat membasahi kedua kelopak matanya.

Suara tersedu-sedu terdengar ketika ia mengingat kembali pesan yang diberikan oleh suami tercintanya kepadanya.

Maheni menuturkan, sebelum peristiwa nahas terjadi, almarhum Wayan Sugiarta masih sempat video call, bahkan sebelum melakukan penerbangan pun korban (Sugiarta-red) masih sempat berkomunikasi dengan keluarga lewat pesan.

Sugiarta pun berulang kali menyampaikan rasa kangen dan ingin pulang menemui keluarga.

"Dia (Sugiarta) katanya kangen pengen ketemu, pengen pulang, dia juga pesan untuk jaga ibu, kepikiran," imbuhnya dengan suara tersedu sembari meneteskan air mata saat ditemui di ruangan 373, Rumah Sakit Prima Medika Denpasar, Senin (13/8/2018).

Maheni mengatakan, kabar suaminya mengalami peristiwa nahas ini diketahui dari ponakanya yang saat itu sedang menonton tv.

Sontak ia pun syok,  perasaan gelisah dan tidak tenang pun dirasakannya setelah mengetahui ada suaminya di pesawat nahas tersebut.

"Saya dapat kabarnya pukul 17.30 wita, sekitar lima jam baru dapat kabar," imbuhnya.

Saat itu keluarga besar pun berdoa dan berharap agar suaminya bisa selamat dari peristiwa nahas ini.

Harapan pun seketika sirna, ketika ia mendapat kabar suaminya ditemukan dalam kondisi yang tidak diharapkan.

"Syok sekali saat mendapat nomor pesawat dan nama suami saya, tapi kita masih berharap agar dia bisa selamat karena masih dilakukan pencarian, kita keluarga semua berdoa terus," imbuhnya dengan mimik sedih.

Informasi terakhir yang ia dapatkan, jenazah almarhum Wayan Sugiarta akan tiba di Bali pada hari Selasa (14/8/2018) besok.

Rencananya, setelah proses serah terima jenazah di bandara besok, pihak keluarga akan langsung membawa jenazah suaminya ke kampung halaman, Karangasem, Bali.

"Kalau tidak ada halangan kemunginan besok, tibanya jam berapa belum tahu karena terkait kondisi cuaca di sana juga. Untuk upacara juga kami belum tahu karena semua keluarga  belum berkumpul. Setelah semua keluarga besar berkumpul baru tentukan hari baiknya," imbuhnya. (*)

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved