Sewa Kostum hingga Penari Hanya dengan Sekali Klik di Solah Bali, Startup Unik Berbasis Budaya Bali

Berbagai kebudayaan Bali yang telah dikenal di mata dunia seperti kerajinan tangan, pakaian adat, musik, dan juga tarian

Sewa Kostum hingga Penari Hanya dengan Sekali Klik di Solah Bali, Startup Unik Berbasis Budaya Bali
Tribun Bali/Karsiani Putri
Kelima mahasiswi STMIK Primakara berfoto dengan menunjukkan website Solah Bali yang diaksesnya melalui HP pribadinya, pada Senin (13/8/2018) di STMIK Primakara, Denpasar, Bali. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Sebagai masyarakat asli Bali patutlah melestarikan kebudayaan yang kita miliki, pasalnya tidak semua daerah memiliki kebudayaan unik seperti yang dimiliki oleh Pulau Dewata ini.

Berbagai kebudayaan Bali yang telah dikenal di mata dunia seperti kerajinan tangan, pakaian adat, musik, dan juga tarian Bali yang beragam.

Inilah yang dijadikan peluang oleh pembimbing serta anggota dari startup Solah Bali, sebuah startup yang menyediakan jasa bagi masyarakat yang ingin menyewa kostum penari, make up, bahkan penarinya pun ada.

“Ide awal Solah Bali ini yakni dari Pembina kami (Ida Bagus Suta Negara, red). Dia memiliki istri penari dan menerima banyak job nari, dan ia memiliki ide untuk menjadikan ini sebagai bisnis karena banyak juga yang membutuhkan jasa penari, khususnya untuk di villa dan hotel,” ucap perwakilan dari Solah Bali, Intan Astuti.

Meskipun di Bali telah banyak penari baik penari Bali maupun penari lainnya seperti kontemporer, namun banyak yang kesulitan apabila ingin menghubungi para penari ini karena terhalang informasi kontak si penari.

Melalui startup inilah, masyarakat khususnya para pencari jasa bisa lebih mudah memperoleh informasi tentang jasa penari, kostum, make up, bahkan juga tersedia kursus private menari.

Kini Solah Bali tidak hanya dikelola oleh Ida Bagus Suta Negara, ada lima mahasiwa STMIK Primakara yang juga berperan menjalankan startup ini.

Ialah Ida Ayu Putu Yudha Oktaviani, Intan Astuti, I Gusti Ayu Tania Pratini, Ni Putu Divta Yuni Sami Asih, dan Ni Putu Jayanti Purwantini.

Ditemui Tribun Bali pada Senin (13/8/2018), kelima mahasiswi ini kompak menuturkan bahwa pihaknya ingin startup ini bisa lebih dikenal tidak hanya di Bali saja, namun juga di pulau-pulau lain di Indonesia.

Tahun 2018 ini, Solah Bali telah menerima berbagai job dari luar Denpasar seperti Gianyar.

Mereka berharap trend ini akan menjalar hingga kabupaten/kota lain.

“Bagi siapapun yang ingin menyewa jasa dari Solah Bali, kami terbuka 24 jam, dan jangan takut kehabisan penari karena kami menyediakan jasa penari dari seluruh Bali,” ungkap Intan Astuti.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk menggunakan jasa ataupun melihat berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh Solah Bali, dapat dengan mengecek di website Solah Bali serta sosial media yang dimiliki oleh Solah Bali. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved