Pilpres 2019

Bela Sikap Andi Arief, Rachland Nashidik Sebut Partainya Telah Dikhianati

Rachland mengatakan sikap Andi Arief terkait pernyataan 'jenderal kardus' dan mahar Rp 500 miliar mewakili suara hati setiap kader Partai Demokrat.

Bela Sikap Andi Arief, Rachland Nashidik Sebut Partainya Telah Dikhianati
Istimewa/via Google Plus
Rachland Nashidik 

Elektabilitas AHY jauh di atas Sandi.

Di atas kertas, dia bisa menyumbang elektabilitas Prabowo.

Begitupun, karena konon Prabowo tak bisa melawan PKS dan PAN, kami tak memaksa. Kami bilang: kalau mau menang, cari Cawapres lain dengan elektabilitas cukup dan diterima semua pihak.

Saya harus sampaikan semua tadi agar sejarah mencatat. Kami kini fokus memenangkan Prabowo-Sandi. Sebuah tugas sangat berat, karena syarat-syaratnya tak dipenuhi.

Tapi saya akan bicara lagi bila PKS dan PAN kembali menyerang Andi Arief." tulis Rachand Nashidik.

Baca: Pagi Buta, Warga Pesaban Gali 31 Tulang Belulang di Kuburan
 

Cuitan Rachlan Nashidik
Cuitan Rachlan Nashidik (Capture Twitter Rachlan Nashidik)

Sementara itu, diberitakan sebelumnya dari Kompas.com, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief membeberkan awal mula cuitannya yang membuat heboh sejumlah elite jelang pengumuman cawapres Prabowo Subianto.

Andi saat itu menuding ada tawaran Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk posisi cawapres yang kini didapat Sandi.

Andi menyatakan bahwa pernyataannya itu benar adanya.

Baca : Melongok Rudal Taming Sari Buatan Malaysia, Digadang Hancurkan Tank Namun Begini Nasibnya Kini
 

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved