Inovasi Tanah Lot Art and Food Festival #2 Padukan Konsep Kesenian, Kebudayaan, dan Kuliner

Akan ada sesuatu yang berbeda pada gelaran Tanah Lot Art And Food Festival 2018 kali ini

Inovasi Tanah Lot Art and Food Festival #2 Padukan Konsep Kesenian, Kebudayaan, dan Kuliner
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Ratusan penari inti Rejang Sandat Ratu Segara nunas pasupati di Pantai Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (27/7/2018). Ini adalah ritual pertama memohon taksu sebelum pentas bulan depan dalam Festival Tanah Lot. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Akan ada sesuatu yang berbeda pada gelaran Tanah Lot Art and Food Festival #2 2018 kali ini.

Acara yang dihelat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan bekerjasama dengan Badan Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot dalam rangka menyambut hari kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia ini akan menampilkan inovasi baru.

Bupati Tabanan Bali Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, pada acara  yang akan berlangsung pada tanggal 18 Agustus hingga 20 Agustus 2018 tersebut akan memadukan unsur kesenian, kebudayaan serta kuliner yang ada.

Inovasi dilakukan untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Tabanan.

Beberapa kesenian khas Tabanan yang sering di tampilkan pada event-event pariwisata adalah Okokan dan Tektekan.

Okokan dan tektekan termasuk kesenian sakral khas Tabanan yang digalangkan Bupati Eka sebagai salah satu daya tarik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Okokan merupakan kesenian gamelan khas yang berasal dari Banjar Belong, Desa Baturiti Kerambitan,Tabanan.

Sementara tektekan yang merupakan kesenian khas Tabanan ini sebagian besar terbuat dari bambu, yang dimainkan tiga puluh sampai empat puluh orang.

Kedua kesenian khas dari Tabanan ini merupakan warisan kebudayaan yang menarik untuk dinikmati.

“Sudah kita ketahui bersama, Bali ini merupakan salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia, sehingga kami sebagai tuan rumah, berusaha untuk memberikan kesan yang menarik kepada setiap pengunjung, jadi mereka tidak hanya wisata alam, melainkan dibalut dengan unsur seni, budaya dan juga kuliner,” ungkap Eka saat gladi persiapan Tanah lot Art & Food Festival 2018 di area DTW Tanah Lot, Tabanan Bali.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved