Dunia Sekala dan Niskala dalam Garapan Wayang Listrik

Jika kau menonton pementasan ini, maka kau akan merasa dirimu ikut terlibat didalamnya.

Dunia Sekala dan Niskala dalam Garapan Wayang Listrik
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Gelar Seni Teater Transisi Wayang Listrik, bertajuk Dasa Nama Kerta dari sanggar Paripurna Desa Bona Blahbatuh di Kalangan Ayodya Art Center dalam gelaran Bali Mandara Mahalango V, Sabtu (18/8/2018) 

Selain itu, layar juga ditembak dengan video mapping warna-warni sesuai karakter masing-masing tokoh.

"Pengembangan ini termotivasu dari multimedia, karena jaman sekarang jika seniman tidak bisa menyikapi hal ini maka ia akan ditelan multimedia. Sehingga sekarang bagaimana multimedia menopang seni tradisi," imbuhnya.

Ini juga sebagai cara dari sanggar ini untuk memperkenalkan seni tradisi yamg semakin ditinggalkam kepada generasi muda.

Sebagai pengiring pementasan pun digunakan gambelan yang dikolaborasikan dengan musik barat.

Penampilannya kali ini juga merupakan penampilan perdana yang mengkolaborasi multimedia dengan seni tradisi.

Lewat pementasan ini pula ia ingin memberi pengertian bahwa siapapun bisa terbawa emosi termasuk Dewa Siwa pun bisa khilaf.

"Kalau sedang emosi siapapun yang menghentikan emosi tersebut dengan emosi juga maka akan semakin meruncing. Maka untuk meredam suatu permasalah jalannya adalah dengan seni," imbuhnya.

Untuk pementasannya kali ini, sanggar ini latihan selama tiga minggu. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved