Gunung Anak Krakatau Meletus 576 Kali Sehari, Terbanyak Kedua Sejak Peningkatan Aktivitas Juni Lalu

Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau PVMBG melaporkan Gunung Anak Krakatau erupsi sebanyak 576 kali dalam sehari, Sabtu (18/8/2018)

Gunung Anak Krakatau Meletus 576 Kali Sehari, Terbanyak Kedua Sejak Peningkatan Aktivitas Juni Lalu
Twitter @Sutopo_PN  via Tribunnews
Ilustrasi: Anak Gunung Krakatau meletus sebayak 49 kali sepanjang Jumat (3/8/2018) pagi.  

"Ini adalah letusan yang terbanyak kedua sejak adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau pada 18 Juni 2018," katanya.

Letusan terbanyak adalah sebanyak 745 kali letusan pada 30 Juni 2018, kemudian letusan terbanyak kedua sebanyak 576 kali pada 18 Agustus 2018. 

"Meskipun terjadi letusan sebanyak 576 kali, namun tidak ada letusan yang besar yang menimbulkan dampak merusak," katanya.

Letusan yang terjadi hanya kecil tetapi terjadi secara beruntun.

Letusan tidak berpengaruh pada jalur penerbangan dan jalur pelayaran di Selat Sunda.

"Tidak ada peningkatan status gunungapi. Status Gunung Anak Krakatau tetap Waspada (level II) dengan radius zona berbahaya di dalam radius 2 kilometer," katanya.

Bahkan status Waspada (level II) ini ditetapkan sejak 26 Januari 2012 hingga sekarang.

Status Waspada artinya aktivitas vulkanik di atas normal sehingga terjadinya erupsi dapat terjadi kapan saja.

Tidak membahayakan selama masyarakat tidak melakukan aktivitasnya di dalam radius 2 kilometer.

Menurut dia, erupsi Gunung Anak Krakatau adalah hal yang biasa dan normal.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved