Idul Adha

3 Hal Ini Yang Disampaikan Khotib Kepada Jamaah Salat Idul Adha di Masjid At-Taufiq Brimobda Bali

Tepat pukul 07.17 WITA salat Idul Adha dimulai dipimpin oleh Imam dan Khatib adalah Ustad Abdul sekaligus Ketua MUI Denpasar Barat

3 Hal Ini Yang Disampaikan Khotib Kepada Jamaah Salat Idul Adha di Masjid At-Taufiq Brimobda Bali
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Puluha Jamaah Memadati Masjid At-Taufiq Komplek Brimobda Bali 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Ratusan jamaah muslim berduyun-duyun mendatangi Komplek Brimobda Bali Jl. WR. Supratman, Tohpati, Kesiman Petilan, Denpasar mereka pun secara bergantian diperiksa menggunakan metal detektor oleh anggota Brimob sebelum memasuki komplek, Rabu (22/8/2018) pagi.

Baca: Ribuan Jamaah Laksanakan Sholat Idul Adha, Hasan Sadjali: Mari Bersama Kita Tingkatkan Kebaikan

Baca: Terjawab, Ini Penyebab Yeslin Wang Gugat Cerai Delon, Ada Kejadian Besar ini Lalu Merembet Kesini

Baca: Sering Dengar Nyanyian Nyi Roro Kidul Siswi Ini Gelar Ritual Guru Piduka, Ortu Minta Ini ke Bupati

Baca: Rayakan Idul Adha, Begini Tips Sehat Bagi Anda Saat Menghadapi Hidangan Serba Daging

Gema takbir allahu akbar..allahu akbar..terdengar begitu memasuki komplek Brimobda Bali dan para jamaah bergegas mengambil tempat yang masih kosong sebelum salat Idul Adha dimulai.

Tepat pukul 07.17 WITA salat Idul Adha dimulai dipimpin oleh Imam dan Khatib adalah Ustad Abdul sekaligus Ketua MUI Denpasar Barat. Pelaksanaan shalat Idul Adha pun berlangsung khusyuk dan khidmat.

Dimana Ustad Abdul dalam khutbahnya menyampaikan tiga hal penting dalam Hari Raya Idul Adha. “Ada tiga hal yang ingin khotib sampaikan dalam shalat idul adha kali ini.

Pertama adalah ibadah-ibadah yang disyariatkan di bulan Dzulhijah ini, kita disunatkan puasa pada 1 sampai 9 Dzulhijah. Dimana pada 9 Dzulhijah atau puasa arafah maka akan diampuni dosa-dosanya selama 2 tahun, satu tahun sebelum dan satu tahun kedepan akan dihapuskan dosanya,” jelasnya.

Kedua bagi umat muslim yang mampu agar melakukan ibadah haji di Mekkah namun jika belum dapat melakukannya serta mampu agar melakukan kurban berupa hewan. 

Serta ketiga Hari Raya Idul Adha tahun ini bertepatan di bulan Agustus dan berdekatan dengan hari kemerdekaan RI 17 Agustus kemarin.

“Meskipun merdeka untuk bangsa ini belum sesuai dengan apa yang diharapkan akan tetapi kita harus mensyukurinya. Tetap menjujung demokrasi yang tinggi apalagi akan menghadapi Pemilihan Presiden dalam waktu dekat,” imbuh Ustad Abdul.

Jamaah pun dengan tertib meninggalkan Masjid At-Taufiq dan disela berjalan kaki mereka menyempatkan melihat beberapa ekor sapi untuk hewan kurban. Dari informasi yang dihimpun Tribun, di masjid tersebut terdapat 4 ekor sapi dan 13 ekor kambing.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved