Ketum Boost Sanur Village Festival Berharap Ada Free Sailing Jukung Tradisional Sanur Setiap Pekan

Ketua Umum Boost Sanur Village Festival berharap pemerintah Kota Denpasar memberikan perhatian khusus pada jukung tradisional

Ketum Boost Sanur Village Festival Berharap Ada Free Sailing Jukung Tradisional Sanur Setiap Pekan
Tribun Bali/Putu Supartika
Jukung tradisional khas Sanur. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Umum Boost Sanur Village Festival, Ida Bagus Gede Sidharta Putra berharap pemerintah Kota Denpasar memberikan perhatian khusus pada jukung tradisional yang ada di Sanur.

Hal ini dikarenakan hanya sanur yang bisa mempertahankan bentuk aslinya dan tidak ada di daerah lain.

"Saya pikir sudah sewajarnya Dinas Pariwisata menekankan budaya pesisir. Hanya Sanur yang bisa mempertahankan bentuk asli ini. Kuta saja tidak punya," katanya.

Ia berharap setiap minggu misalnya ada program free sailing untuk pengunjung, wisatawan, secara gratis dengan jukung ini.

"Ini ikon menarik dari segi pariwisata. Bisa juga melibatkan hotel yang ada di Sanur untuk mengirimkan tamu-tamunya menikmati jukung ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani mengatakan, ini memang ikon Sanur di mana jukung memiliki 'mulut' berbentuk gajah mina.

"Jukung ini memiliki harapan luar biasa bagi wisatawan di Sanur, saat ini ada 5 kelompok nelayan yang memiliki jukung pariwisata ini," kata Dezire.

Ia berjanji akan mengusulkan kepada atasannya agar jukung ini mendapat perhatian khusus.

"Kami akan usulkan pada atasan agar ada perhatian khusus pada jukung ini. Bentuk perhatiannya misalnya seperti dokar yang sekarang ini," katanya.

Untuk diketahui bahwa di Kota Denpasar ada program dokar gratis setiap hari Sabtu hingga Minggu dari pukul 09.00 - 15.30 WITA. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved