Idul Adha

Bingung Penjualan Kambing Kurban Sepi, Pedagang di Kampung Jawa hanya Bisa Bersyukur

Sehari setelah perayaan Idul Adha, ternyata angka penjualan kambing di Kampung Jawa Denpasar menurun.

Bingung Penjualan Kambing Kurban Sepi, Pedagang di Kampung Jawa hanya Bisa Bersyukur
TRIBUN BALI/HISYAM MUDIN
Penjual kambing kurban, Sanusi menghitung dagangannya di kandang di kawasan Kampung Jawa, Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar, Kamis (23/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sehari setelah perayaan Idul Adha, ternyata angka penjualan kambing di Kampung Jawa Denpasar menurun.

Hal itu diakui penjualan kambing kurban di Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar, Kampung Jawa, Denpasar, Sanusi.

Dia mengaku penjualan mengalami penurunan hingga 50 persen.

Jika tahun lalu, Sanusi bisa menjual sampai 150 ekor kambing.

Namun untuk tahun ini, kambing yang dijualanya hanya laku terjual 70 ekor.

"Bingung saya. Sekarang terjual 70 ekor, tahun lalu sampai 150 ekor bisa habis terjual. Meski sekarang sepi, saya bersyukur aja masih ada yang laku," katanya kepada Tribun-Bali.com, Kamis (23/8/2018).

Tanda-tanda sepi pembeli sudah dirasakannya sejak tiga hari sebelum perayaan.

"Gak tahu kenapa yah. Tahun lalu, tiga hari sebelum Idul Adha penjualan bagus. Sekarang sepi. Ini di kandang masih ada puluhan ekor yang belum laku," katanya.

Disinggung apa ada keniakan harga, Sanusi tidak mengetahui secara pasti.

"Kurang tahu pasti. Kenaikan harga juga tidak begitu tinggi, naiknya paling Rp 100 sampai Rp 200 ribu," aku pria yang sudah puluhan tahun menjual ternak kambing ini.

Baca: Hari Rabu dan Kamis Sering Makan Korban, Angka Kecelakaan di Bali Meningkat, Ini Waktu Rawannya

Baca: Usai Serahkan Hewan Kurban, Ini yang Diharapkan Rai Mantra di Momen Idul Adha

Baca: Godaan Nikmati Es Krim Sambil Selfie Dipenuhi Es Krim, Gimana Rasanya?

Satu ekor kambing, tahun ini dipatok dari Rp 1,7 juta hingga Rp 5 juta.

Lesunya penjualan kambing kurban pun diakui Haji Syamsudin.

"Tahun lalu lebih ramai, dari 150 ekor itu bisa terjual semua. Sekarang di tempat saya yang terjual sekitar 100 ekor. Turun sekitar 50 persen," katanya. (*)

VIDEO: Workshop Wayang Kamasan di Art Center, Denpasar

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved