Bupati Eka Ngaturang Guru Piduka Hari Ini, Bentuk Permohonan Maaf dan Pengampunan

Pemangku Gede Pura Luhur Tanah Lot mengemukakan hari ini, Kamis (23/8/2018), Bupati Eka akan ngaturang guru piduka

Bupati Eka Ngaturang Guru Piduka Hari Ini, Bentuk Permohonan Maaf dan Pengampunan
Tribun Bali/I Made Prasetya Aryawan
Bupati Tabanan, Eka Wiryastuti, bersama sejumlah tamu undangan saat pementaras Tari Rejang Sandat Ratu Segara di Pantai Tanah Lot, Tabanan, Sabtu (18/8/2018) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemangku Gede Pura Luhur Tanah Lot, Jro Mangku Wayan Semudra Yasa, mengemukakan hari ini, Kamis (23/8/2018), Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti akan ngaturang guru piduka di Pura Luhur Tanah Lot, Beraban, Kediri, Tabanan.

Ritual ini sebagai bentuk permohonan maaf atau pengampunan.

Hal ini menyusul terjadinya fenomena kerauhan puluhan siswi yang ikut menarikan Tari Rejang Sandat Ratu Segara di Tanah Lot, Sabtu (18/8/2018) sore.

Para penari tidak hanya kerauhan saat pementasan tarian yang diklaim sakral itu, tiga hari setelah pementasan sejumlah penari kembali kerauhan di sekolah masing-masing.

“Besok (hari ini, red), Ibu bupati akan ngaturang guru piduka. Saya barusan ditelepon oleh pengelola DTW Tanah Lot soal itu. Bupati ngaturang guru piduka karena mungkin saat pementasan ada yang salah, baik dari segi penarinya, upacara dan upakara,” ujar Jro Mangku Semudra Yasa saat ditemui di rumahnya, Rabu (22/8/2018) kemarin.

Banten Pecaruan Panca Desa, banten Guru Piduka disertai Pendak Ageng akan dihaturkan saat menggelar ritual guru piduka, yang bertepatan dengan rahinan Kajeng Keliwon Enyitan.

Termasuk akan melibatkan semua pemangku yang ngayah, untuk bersama-sama memohon ampun agar kondisi segera pulih seperti biasa.

“Nanti, setelah sembahyang, akan kita nunas tirta dari Pura Luhur kemudian dibagikan ke sekolah-sekolah untuk para siswi yang menjadi penari,” ujarnya.

Jro Mangku Gede ini pun mengharapkan, dengan digelarnya ritual guru piduka hari ini, peristiwa kerauhan atau sesuatu aneh lainnya tidak terjadi lagi.

“Semoga kondisi kembali seperti semula. Tidak terjadi hal-hal aneh lagi,” harapnya.

Halaman
1234
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved