Ketut Ismaya Resmi Ditahan, Pengacara Upayakan Penangguhan Penahanan

Kapolresta Denpasar, Kombespol Hadi Purnomo membenarkan soal penahanan Ketut Ismaya.

Ketut Ismaya Resmi Ditahan, Pengacara Upayakan Penangguhan Penahanan
Istimewa
Ketut Ismaya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua hari menyandang status tersangka, I Ketut Putra Ismaya Jaya, resmi ditahan pihak Satreskrim Polresta Denpasar.

Sebelum ditahan, ada penjemputan pada Ketut Ismaya oleh penyidik Satreskrim dan puluhan anggota Brimob Polda Bali di kediamannya.

Setelah itu, Ismaya resmi ditahan, Kamis (23/8/2018) siang tadi di Mako Polresta Denpasar.

Kapolresta Denpasar, Kombespol Hadi Purnomo membenarkan soal penahanan Ketut Ismaya.

Baca: Kemampuan Roy Kiyoshi Menerawang Kesuksesan Asian Games 2018 Terbukti?

Baca: Proyek Pembangunan Lahan Parkir Bandara Senilai Rp 250 M, Diusahakan Selesai Sebelum IMF-World Bank

Baca: Pria Karangasem Kehilangan Nyawa di Jalan, Penyebabnya Tak Terduga

Ismaya resmi ditahan setelah dilakukan pemeriksaan dari Rabu (22/8/2017) hingga Kamis (23/8/2018).

Setelah diperiksa akhirnya ditahan dan resmi menjadi tahanan Mapolresta Denpasar.

"Ya benar sudah kami tahan," ucap Hadi Purnomo, Kamis (23/8/2018).

Hadi menjelaskan, dari penyelidikan dan penyidikan pihaknya sudah sesuai dengan KUHAP pasal 184.

Di mana polisi menemukan alat -alat bukti yang sah. Alat bukti itu, berupa keterangan saksi dan alat bukti di lapangan. "Sesuai dengan Pasal 184 KUHP," ujarnya singkat.

Informasi yang dihimpun, bahwa Ismaya resmi ditahan sekitar pukul 12.50 Wita siang tadi. Ismaya ditahan dengan ketetapan atas kasus melawan tugas pejabat negara.

Baca: Cuaca Sudah Bersahabat, Nelayan Kedonganan Mulai Meraup Untung dari Mancing Gurita

Baca: VIDEO Abu Janda Beberkan Asal Panggilan Cebong-Kampret, Langsung Diketawain Seisi Studio ILC

Dikonfirmasi terpisah, Kuasa Hukum Ismaya, Togar Situmorang menyatakan, pihaknya sedang melakukan upaya dan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait dengan penangguhan penahanan.

Togar membenarkan, Ismaya resmi ditahan mulai siang tadi.

Namun, pihaknya masih perlu koordinasi dan rembuk dengan tim kuasa hukum lainnya, tentang siapa penjaminnya dan langkah hukum lainnya.

"Jika penangguhan harus ada penjamin, maka kami koordinasikan dahulu. Siapa penjaminnya? Nanti dirembuk dulu, apakah akan menggunakan pihak keluarga atau dari pihak lawyer," ungkapnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved