Lukis Wayang Gaya Kamasan Semakin Ditinggalkan, Disbud Bali Gelar Workshop

Sebangak 50 orang peserta ikuti workshop melukis wayang kamasan di Art Center, Denpasar, Kamis (22/8/2018) pagi

Lukis Wayang Gaya Kamasan Semakin Ditinggalkan, Disbud Bali Gelar Workshop
Tribun Bali/Putu Supartika
Workshop melukis wayang gaya kamasan, Kamis (23/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebangak 50 orang peserta ikuti workshop melukis wayang kamasan di Art Center, Denpasar, Kamis (22/8/2018) pagi.

Para peserta merupakan komunitas seni rupa ISI Denpasar, siswa SMK Negeri 1 Sukawati, SMK Negeri 2 Sukawati, SMK Tangeb, dan komunitas seni di Bali.

Workshop ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali karena generasi muda semakin meinggalkan gaya lukis kamasan.

"Ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan melalui pembinaan dan pengembangan seni rupa. Generasi muda saat ini semakin meinggalkan gaya lukis kamasan, dan anak-anak cenderung mengangkat gaya kontemporer," kata Kabid Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Provinsi Bali, Ni Wayan Sulastri.

Sehingga dengan menghadirkan komunitas seni dan anak sekolah ini, pihaknya ingin membangun kecintaan mereka terhadap seni lukis wayang gaya kamasan.

Lewat komunitas ini diharapkan bisa mengembangkan ke daerahnya masing-masing.

"Secara bertahap tahun 2019 nanti akan terus dikembangkan, dan juga nanti kami akan mengusulkan agar dibuat sebuah karya pameran," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa lukis wayang gaya kamasan ini sudah masuk dalam daftar warisan budaya tak benda nasional.

"Kedepan juga akan dibuat workshop melukis gaya lain agar mereka bisa medalami gaya lukisan yang ada di daerah-daerah Bali," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved