Ingin Belajar Investasi? Coba Ikut Sekolah Pasar Modal yang Diadakan IDX Ini

Selama beberapa tahun belakangan ini, IDX mengadakan program Sekolah Pasar Modal (SPM)

Ingin Belajar Investasi? Coba Ikut Sekolah Pasar Modal yang Diadakan IDX Ini
Tribun Bali/Karsiani Putri
Suasana SPM - Sabtu (25/8/2018) bertempat di Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Denpasar, Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar, Bali tengah diadakan Sekolah Pasar Modal 

Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Selama beberapa tahun belakangan ini, IDX mengadakan program Sekolah Pasar Modal (SPM), yang diperuntukkan bagi siapapun yang ingin mengenal pasar modal serta bagaimana cara berinvestasi di pasar saham.

Trainer IDX Representative Office Bali, Clara Nurrindya Permata Putri menuturkan, pada dasarnya kegiatan ini merupakan kegiatan yang dibagi menjadi dua sesi dalam satu hari pelaksanaan, atau disebut sebagai full day one class.

Peserta yang tertarik dengan SPM dapat melakukan pendaftaran sebesar Rp 100 ribu, di mana nantinya akan dikembalikan kepada peserta sebagai modal awal pembukaan rekening efek.

“Untuk di sesi pertama, peserta mendapatkan penjelasan tentang investasi itu seperti apa, dan di pasar modal tersebut ada apa saja. Pengenalan tersebut diberikan oleh regulator bursa efek Indonesia, dan juga di sesi kedua akan diajarkan tentang mekanisme jual belinya,” ucap Clara.

Menurutnya, dengan adanya SPM ini masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam membuka rekening dengan cukup membayar Rp 100 ribu, sedangkan apabila di luar PSM akan dikenakan biaya yang berbeda karena di masing-masing perusahaan sekuritas memiliki minimum saldo masing-masing.

“Ada yang Rp 1 juta dan sampai Rp 25 juta pun ada. Kelebihan di SPM, yakni mereka (peserta, red) bisa buka rekening dengan biaya yang sangat terjangkau (Rp 100 ribu, red),” terangnya ketika ditemui Tribun Bali pada Sabtu (25/8/2018), di Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Denpasar, Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar, Bali.

Selain mempermudah masyarakat untuk mengenal dan membuka rekening saham, pihaknya pun berharap dapat mengubah mindset masyarakat mengenai investasi, yang sering kali diucapkan sebagai judi.

Pihaknya juga ingin membantu masyarakat agar terhindar dari investasi bodong. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved