Ngopi Santai

Mencintai Timnas dengan Segala Kekurangannya

"Dalam setahun bagiku hanya ada dua musim. Musim pertama adalah musim bola, dan kedua adalah menanti musim bola itu tiba".

Mencintai Timnas dengan Segala Kekurangannya
HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA
Pelatih timnas U-23 Indonesia, Luis Milla, menghibur kiper Andritany Ardhiyasa setelah kalah dalam adu penalti dari Uni Emirat Arab di babak 16 besar Asian Games 2018, Jumat (24/8/2018) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. 

TRIBUN-BALI.COM, -- "Dalam setahun bagiku hanya ada dua musim. Musim pertama adalah musim bola, dan kedua adalah menanti musim bola itu tiba". (Darius Rucker).

Setidaknya pernyataan ini bisa jadi semacam obat penenang tentang kekalahan menyakitkan Timnas Indonesia U-23 tadi malam atas Uni Emirat Arab (UEA) melalui cara yang terburuk: adu penalti.

Tapi jangan khawatir setelah ini musim musim bola akan menyambut kita lagi sampai akhir tahun tiba.

Itu artinya ada harapan lagi yang bisa kita semai dan rengkuh bersama sebagai pelepas dahaga miskinnya prestasi timnas kita terlebih di level U-23 dan senior.

Musim bola akan dimulai oleh adik-adik kita Timnas U-16 yang pentas di Piala Asia pada 20 September hingga 7 Oktober di Malaysia.

Kemudian si kakak, timnas U-19 akan berlaga di Piala Asia U-19 dimulai pada 18 Oktober 2018 hingga 4 Nopember. Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah.

Setelah itu disambung si kakak tertua yakni timnas senior pada piala AFF 2018 yang akan berlangsung 8 November - 15 Desember 2018.

Dari tiga level umur di atas, penampilan Timnas Senior yang paling membuat penasaran, ini karena pelatih untuk tim ini belum ditentukan (setidaknya sampai tulisan ini dibuat).

Banyak yang berharap Luis Mila dikasih kesempatan mengarsiteki tim garuda untuk berlaga di level Asia Tenggara ini yakni Piala AFF 2018.

Di tangan Luis Milla permainan ini menemukan harapan dan gairah. Ini bisa dilihat dari statistik selama Asian Games yang lebih unggul seperti produktivitas gol, penguasaan bola hingga akurasi umpan dibanding 4 lawan yang dihadapi di penyisihan dan 16 besar, kecuali Palestina.

Halaman
123
Penulis: Miftachul Huda
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved