Sindiran Lewat Teaterikal Barong Rangda, Massa ForBali Minta Pengumuman Status Amdal Tak Layak

Aksi pada 25 Agustus 2018 ini merupakan merupakan aksi puncak penolakan rakyat Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa,

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Aksi teatrikal massa ForBali saat demo di depan kantor Gubernur, Renon, Denpasar, Sabtu (25/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Massa aksi tolak reklamasi Teluk Benoa kembali turun ke jalan, Sabtu (25/8).

Dalam aksi damai  tersebut massa berjalan dari parkir timur Renon menuju di depan Kantor Gubernur Bali membawa berbagai tulisan penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa.

Di depan kantor gubernur, massa ForBali menampilkan kesenian teaterikal barong rangda yang mengisahkan investor sebagai raksasa yang rakus dan perlawanan dari masyarakat Bali.

Aksi pada 25 Agustus 2018 ini merupakan merupakan aksi puncak penolakan rakyat Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa, sekaligus merupakan batas akhir berlakunya izin lokasi milik investor yaitu PT TWBI.

Jika pada 25 Agustus 2018 ini, Amdal tidak lulus kelayakan, izin lingkungan tidak terbit, dan masa berlaku izin lokasi reklamasi Teluk Benoa PT TWBI habis, maka secara hukum hal itu berarti proyek reklamasi PT TWBI otomatis batal dan Teluk Benoa menang.

Koordinator ForBali, Wayan Gendo Suardana, menjelaskan hal tersebut bermula pada 25 Agustus 2014.

Saat itu Kementerian Kelautan dan Perikanan menerbitkan izin lokasi reklamasi Teluk Benoa yang diberikan kepada investor yang ingin melakukan reklamasi di Teluk Benoa yakni PT Tirta Wahana Bali International (PT TWBI).

Izin lokasi reklamasi ini diterbitkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan saat itu yaitu Sharif Cicip Sutarjo pasca terbitnya Perpres Nomor 51 Tahun 2014 yang diterbitkan oleh Presiden RI kala itu, yakni Susilo Bambang Yudhoyono.

Izin lokasi reklamasi Teluk Benoa yang dipegang PT. TWBI saat ini, masa berlakunya hingga 25 Agustus 2016.

Setelah melewati perpanjangan pada tahun 2016 silam yang sempat diperpanjang oleh Menteri Susi Pudjiastuti, izin lokasi reklamasi Teluk Benoa berlaku hingga 25 Agustus 2018. 

Halaman
12
Penulis: I Nyoman Mahayasa
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved