Kasus Penemuan Orok di Akasia Belum Ada Perkembangan, Kapolsek: Penyelidikan Alami Kebuntuan

Penemuan Orok di Jalan Akasia, Minggu (29/7/2018) lalu, hingga kini polisi belum bisa mengungkap siapa pelakunya

Kasus Penemuan Orok di Akasia Belum Ada Perkembangan, Kapolsek: Penyelidikan Alami Kebuntuan
Tribun Bali/Busrah Ardans
Lokasi penemuan orok, di Jalan Akasia Denpasar, sekitar pukul 10.00 Wita, Minggu (29/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penemuan Orok di Jalan Akasia, Minggu (29/7/2018) lalu, hingga kini polisi belum bisa mengungkap siapa pelakunya.

Setelah hampir sebulan dalam proses penyelidikan, Kapolsek Denpasar Timur AKP I Nyoman Karang Adiputra saat dikonfirmasi tribun-bali.com, Senin (27/8/2018), mengatakan belum ada perkembangan terkait penyelidikan.

Bahkan ujar dia, polisi mengalami kebuntuan dalam proses penyelidikan.

Polisi juga melakukan penyelidikan manual terkait kasus tersebut.

"Belum ada perkembangan, buntu. Kami melakukan penyelidikan manual, door to door. Dan sampai saat ini belum ada informasi yang mengarahkan siapa tersangkanya," ujar Nyoman Karang.

Dari saksi kata dia juga tidak ada.

Pihaknya sangat kesulitan karena tidak adanya bukti pendukung.

"Kesulitan ya, sangat kesulitan. Artinya karena bukti pendukung tidak ada. Seperti kita mencari jarum di pasir gitu," kata dia.

Timnya sudah melakukan penyisiran di beberapa wilayah namun masih nihil.

Halaman
12
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved