Breaking News:

Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Tata tertib berlalu lintas di jalanan umum tentu perlu diperkenalkan kepada generasi muda sejak usia dini

Istimewa

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pelajar SMP dan SMA/SMK sangat rentan jadi korban kecelakaan berlalu lintas.

Belajar dari hal tersebut, maka tata tertib berlalu lintas di jalanan umum tentu perlu diperkenalkan kepada generasi muda sejak usia dini.

Salah satunya melalui Acara Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Perhubungan Badung AA Rai Yuda Darma, Bupati Badung mengatakan, pendidikan dan etika tata tertib lalu lintas memiliki nilai strategis yaitu Long Live for Education.

"Sehingga diharapakan pemahaman tertib lalu lintas dapat diketahui sejak awal, serta bisa menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya di Puspem Badung pada Selasa (28/8/2018).

Acara yang diikuti sebanyak 60 peserta tingkat SMA dan SMK se-Badung ini, merupakan bagian dari pelajaran tata krama, sopan santun, yang perlu diajarkan kepada para pelajar untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan di jalan.

Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menciptakan generasi muda yang memiliki etika berlalu lintas, yang bisa menjaga keselamatan dirinya ataupun orang lain, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan angkutan di jalan.

Menurut Ketua Panitia Acara, Topan Priyanto, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian generasi muda, khususnya di kalangan pelajar tentang keselamatan jalan.

Serta membentuk karakter dalam membangun dan mewujudkan budaya keamanan, keselamatan lalu lintas jalan, sebagai wujud aktualisasi UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Tema yang diangkat yaitu Save Lives Slow Down (Sayangi nyawa kurangi kecepatan), yang bermakna peningkatan keselamatan berlalu lintas di jalan dapat diciptakan dengan pengendalian kecepatan dalam berkendara, sehingga akan mengurangi tingkat fatalitas kecelakaan.

Pembinaan dan pemilihan pelajar pelopor dilaksanakan selama tiga hari dengan pengajar dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali, Polres Badung, Polresta Denpasar, PT A.K. Jasa Raharja Cabang Denpasar, DPC Organda Badung, BNNK Badung, dan Dishub Badung.

Pelajar yang meraih juara I mendapat hadiah sebesar Rp 2 juta, juara II Rp 1,5 juta, dan juara III Rp 1 juta.

"Ketiga pelajar ini akan menjadi duta Badung dan dikirim mengikuti pemilihan pelajar pelopor tingkat Provinsi Bali yang digelar 6-13 September nanti, " ujarnya.(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved