Deklarasi di Puputan Renon, Kapolda Bali Titip Salam untuk Preman Berkedok Ormas

Dalam pidatonya yang singkat ia meyakinkan seluruh masyarakat bahwa aksi premanisme hanyalah pengecut yang berlindung dibalik kode.

Deklarasi di Puputan Renon, Kapolda Bali Titip Salam untuk Preman Berkedok Ormas
TRIBUN BALI/ BUSRAH ARDANS
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose mengatakan kepada ribuan masyarakat Bali, dirinya dan jajaran hanyalah mengamini apa yang diharapkan oleh rakyat Bali, Sabtu (1/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Acara Deklarasi No Narkoba No Premanisme berlangsung sukses.

Lapangan Puputan Renon yang memuat puluhan ribu orang itu berhasil menyuarakan aspirasi mereka dalam deklarasi anti narkoba dan premanisme, Sabtu (1/9/2018) sore tadi.

Dalam sambutannya, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose mengatakan kepada ribuan masyarakat Bali, dirinya dan jajaran hanyalah mengamini apa yang diharapkan oleh rakyat Bali.

Baca: Korban Diberi Minuman Bersoda, Akhirnya Mengalami Peristiwa Kelam di Sebuah Kamar Hotel di Kuta

Baca: Niat Cari Kerja, Calon PRT Malah Diperkosa di Hotel Kawasan Kuta, Pelaku Diduga Penyalurnya

Baca: Curiga Perut Membesar, Siswi Kelas VI SD Ini Ternyata Hamil 7 Bulan, Pelakunya Masih Sedarah

"Saya sebenarnya mengamini dari ekspektasi masyarakat Bali. Bahwa sebelum saya menjabat Kapolda, hingga setahun lebih sampai saat ini hal utama yang dinginkan dari masyarakat Bali ialah mengeliminir narkoba dan premanisme," jelasnya.

Dalam pidatonya yang singkat ia meyakinkan seluruh masyarakat bahwa aksi premanisme hanyalah pengecut yang berlindung dibalik kode.

"Sampaikan salam saya kepada para pengecut itu, termasuk preman yang berkedok organisasi kemasyarakatan. Sampaikan salam dari kapolda," terangnya sembari memberi semangat kepada masyarakat.

Baca: Update: Indonesia Raih 31 Emas, Bungkam Kritik Iran yang Sebut Emas Hadiah untuk Tuan Rumah

Baca: BKN Rilis Video CPNS 2018 di Akun Twitter Resminya, Ini Tahapan Rekrutmennya

Baca: Reaksi Ahmad Dhani saat Diancam Akan Digebuk Ketum GP Anshor, Bang Ara: Saya Akan Kejar Kamu

Ia melanjutkan, dirinya begitu menghargai sikap luhur dan adat istiadat di Bali. Hanya saja karena, budi pekerti yang luar biasa dari masyarakat maka banyak memilih diam.

"Kami sudah banyak menekan angka-angka. Premanisme yang tidak saya tolerir, apalagi narkotika. Kita ketahui bersama, bahwa yang dulunya mereka membuat kacau di Lembaga Pemasyarakatan kini sudah kita Nusakambangan-kan. Atas dukungan rakyat Bali kita berhasil deklarasi No Narkoba, No Premanisme," ujarnya usai di hadapan wartawan usai acara. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved