Jarak Kuburan dan Pantai Kian Dekat, Tanah Setra di Desa Kelating Tergerus Abrasi 25 Meter

Sekitar 25 meter lahan setra (kuburan) di Banjar Dukuh, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, tergerus ombak

Jarak Kuburan dan Pantai Kian Dekat, Tanah Setra di Desa Kelating Tergerus Abrasi 25 Meter
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
ABRASI - Jero mangku menujukkan setra di Banjar Dukuh, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, yang tergerus abrasi, Senin (3/9). Abrasi disebabkan gelombang pasang yang terjadi sejak bulan Juli lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sekitar 25 meter lahan setra (kuburan) di Banjar Dukuh, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, tergerus ombak.

Ini mengakibatkan krama kesulitan tiap membawa upakara dan bade saat pelaksanaan pengabenan.

Setra ini digunakan oleh dua banjar yakni Banjar Dukuh dan Banjar Dangin Pangkung.

Abrasi parah terjadi pada 25 Juli lalu usai diterjang gelombang pasang.

Berdasarkan pantauan Tribun Bali, dari luas setra 40 are tersebut tampak tak beraturan.

Awalnya areal masuk setra kondisi tanah datar, kini jadi menanjak.

"Sebelumnya sudah pernah abrasi, tetapi tidak sampai separah ini," ungkap Mangku Pura Prajapati, Jero Mangku Subadi, Senin (3/9/2018).

Ia berucap, syukur abrasi tidak sampai menyebabkan mayat yang terkubur di bagian barat setra, hanyut.

Selain itu jarak mayat yang terkubur dengan bibir pinggiran setra tinggal 15 meter.

Jika tidak segera ditangani, ia khawatir ikut tergerus.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved