Sri Mulyani Ancam Pengusaha yang Tahan Dolar, Ratna Sarumpaet Langsung 'Menyerang'

Ratna Sarumpaet menanggapi pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, soal melemahnya nilai rupiah.

TRIBUN-BALI.COM - Ratna Sarumpaet menanggapi pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, soal melemahnya nilai rupiah.

Hal tersebut disampaikan di akun Twitter-nya, @RatnaSpaet, Selasa (4/9/2018).

Bermula dari Ratna Sarumpaet yang menanggapi berita tentang Sri Mulyani yang mengancam pengusaha yang menahan dolar demi mendapat keuntungan.

Ratna Sarumpaet mengatakan bahwa Sri Mulyani tidak cerdas dan gagal.

"Intelectually tidak cerdas, keblinger deh. Gagal, panik, ngancam2," ujar Ratna Sarumpaet.

Dilansir dari Kompas.com, Sri Mulyani menegaskan Indonesia memiliki perbedaan dengan negara-negara berkembang lain yang sama-sama terdampak normalisasi perekonomian di Amerika Serikat.

"Kalau yang sifatnya pergerakan terutama dari para fund manager, mereka melakukan rebalancing dari portofolio mereka akibat kenaikan suku bunga di AS, pengetatan likuiditas, krisis di beberapa negara emerging, yang kami lakukan adalah menyampaikan Indonesia memiliki struktur ekonomi yang berbeda dengan negara emerging lain, baik dari kebijakan fiskal kita yang lebih hati-hati," kata Sri Mulyani usai rapat paripurna di DPR RI, Selasa (4/9/2018), dikutip dari Kompas.com.

Meskipun begitu, Sri Mulyani mengatakan Indonesia telah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola fiskal dan moneter.

Sri Mulyani juga terus memantau aktivitas spekulan yang memanfaatkan momen pelemahan nilai tukar rupiah untuk mendapat keuntungan pribadi, dilansir dari Kompas.com.

Pihaknya bersama BI dan OJK akan membedakan pelaku ekonomi murni melakukan secara normal dan yang mengambil keuntungan pribadi.

"Kalau yang faktornya sentimen, apalagi ditunggangi dengan spekulasi, atau pihak-pihak lain yang mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri atas korban dari orang lain, maka yang kami lakukan bersama OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan BI (Bank Indonesia) untuk memonitor dengan detil dan menindak dengan tegas pelaku-pelaku ekonomi yang melakukan profit taking," kata Sri Mulyani usai rapat di DPR RI, Selasa (4/9/2018), dikutip dari Kompas.com.

Simak video di atas! (Tribun Video/Aprilia Saraswati)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved