Ketum Pengprov PRUI Bali Yakin Tim Rugby U-21 Bisa Bawa Pulang Medali Emas di Kejurnas 2018

Ketua Umum Pengprov Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Bali, Nur Faizah menargetkan emas untuk tim rugby putra Bali U-21

Ketum Pengprov PRUI Bali Yakin Tim Rugby U-21 Bisa Bawa Pulang Medali Emas di Kejurnas 2018
Istimewa
Foto latihan para atlet rugby putra Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Umum Pengprov Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Bali, Nur Faizah menargetkan emas untuk tim rugby putra Bali U-21, di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rugby U-21 2018 di Daerah Istimewa Yogyakarta, tanggal 29-30 September 2018.

Nur Faizah yang dihubungi Tribun Bali, Rabu (5/9/2018), bercerita tentang tim rugby Bali U-21 yang akan mengikuti Kejurnas di Yogyakarta.

Di kejuaraan tersebut ia menargetkan medali emas untuk tim rugby putra Bali U-21, sedangkan untuk tim rugby putri Bali U-21 ia menargetkan masuk tiga besar.

“Targetnya pasti emas ya, karena Bali untuk skill permainannya sudah bagus, untuk anak-anaknya sendiri dari segi kemauannya, kedisiplinannya juga sudah bagus, jadi targetnya medali emas untuk putra. Untuk putri masih bisa bersaing, tiga besar masih oke lah, untuk putri U-21 ini targetnya 3 besar saja,“ katanya.

Ia juga mengatakan, untuk persiapan tim rugby Bali U-21 sudah sampai tahap kerekatan dari permainan untuk tim putra, sedangkan untuk tim putri masih dilihat intensitas kekuatannya.

“Persiapan kami sudah latihan sejak awal Juni, terus kami sudah seleksi skuadnya, kami sudah memiliki tim inti sama tim cadangan, jadi untuk September ini sebenarnya cuma bonding timnya saja, jadi kerekatan dari permainan saja, untuk skill, fisik, kami sudah ditempa, sudah siap semuanya untuk tim putra. Untuk tim putrinya saya masih lihat intensitas kekuatan mereka untuk bisa dikirim atau enggak, tim putrinya saya masih melihat latihannya terus,” katanya.

Rencananya atlet yang akan dikirim untuk Kejurnas ada 24 atlet yang terdiri dari 14 atlet rugby putra dan 10 atlet rugby putri.

Ia mengatakan tim putra lebih dominan dari Buleleng dan Tabanan, sedangkan tim putri lebih dominan dari Buleleng.

Ia menambahkan, tiga minggu menjelang pertandingan para atlet rugby akan dikumpulkan untuk melakukan pemusatan latihan yang akan diadakan di GOR Debes, Tabanan.

“Pemusatan latihan kami selenggarakan 3 minggu sebelum keberangkatan. Selama ini setiap Sabtu, Minggu, kami latihan bareng, untuk pemain seleksi selama 3 bulan, tapi 3 minggu terakhir kami akan ada pemusatan, pemusatannya akan di Gor Debes,Tabanan," ucapnya.

Ia merasa tim rugby Papua akan menjadi lawan terberat dari tim rugby Bali, namun ia tetap yakin tim rugby Bali dapat mencapai target-target yang diinginkan.

“Paling berat ya Papua, karena rugby di Papua sudah 25 tahunan berdiri, jadi mereka atlet-atletnya sudah banyak, Papua yang paling berat. Kalau dalam hal keyakinan kami harus yakin ya di dalam sport, tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan, jadi pasti kami akan berusaha,“ katanya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved