Piknik Tepi Sawah Jadi Favorit Pengunjung Festival, Anak-anak Beradu Menulis dan Baca Puisi Karyanya

Festival Tepi Sawah dibuka dengan beberapa workshop yang bersifat edukatif dan digemari

Piknik Tepi Sawah Jadi Favorit Pengunjung Festival, Anak-anak Beradu Menulis dan Baca Puisi Karyanya
Istimewa
Keseruan pelaksanaan Festival Tepi Sawah 2018 hari pertama. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Festival Tepi Sawah hari pertama telah digelar, Sabtu (8/9/2018) kemarin.

Acara ini dibuka dengan beberapa workshop bersifat edukatif dan digemari oleh anak-anak lokal Pejeng, Gianyar yang dimulai pukul 10.00 hingga 19.00 WITA.

Festival yang berlatarkan sawah ini seolah dapat menimbulkan aroma asri ingatan kita akan masa lalu, yang mungkin sedikit menjadi cerminan masa sekarang, kicauan burung yang bersahutan dalam rimbun dedaunan, dan celoteh anak-anak kecil.

Festival yang diadakan dua hari yakni 8 dan 9 September 2018 ini diisi pelatihan demi pelatihan di dalam workshop festival.

Sebut saja workshop Sapek: Create to play dan bermain genggong.

Kedua workshop ini sangat digemari oleh anak-anak kecil lokal pejeng, yang sengaja datang untuk memeriahkan festival ini.

Untuk kalangan yang lebih dewasa, tidak kalah seru dengan kehadiran workshop olah suara bersama Trie Utami.

Ada pula hal yang membuat anak kecil ini sumringah melihat festival ini, yaitu dengan diadakannya acara Piknik di Tepi Sawah.

Piknik di Tepi Sawah ini menjadi pilihan favorit bagi semua pengunjung.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved