Senjakala Podium Bali Bebas Bicara, Mangku Pastika: Saya Pesimis, Ini Tanda-tanda Akan Mati

Tak seperti biasanya, pagi ini, Minggu (9/9/2018) Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) yang ada di Lapangan Puputan Renon tampak kurang baik.

Senjakala Podium Bali Bebas Bicara, Mangku Pastika: Saya Pesimis, Ini Tanda-tanda Akan Mati
Tribun Bali/Putu Supartika
Made Mangku Pastika saat berorasi di PB3AS, Minggu (9/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tak seperti biasanya, pagi ini, Minggu (9/9/2018) Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) yang ada di Lapangan Puputan Renon tampak kurang baik.

Tak ada narasumber dari pihak Provinsi Bali, dan mobil sound system yang biasa nangkring di sekitar lokasi pun tidak ada.

Apakah pertanda bahwa ini senjakala bagi PB3AS?

"Saya pesimis ini bisa lanjut. Sudah ada tanda-tanda akan mati, alatnya aja udah nggak ada. Ini tanda-tanda akan mati, tidak usah berharap terlalu banyak," kata mantan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika saat berorasi di PB3AS.

Ia menambahkan, biasanya janji hanya tinggal janji karena mau pilkada.

Tidak mudah untuk membuat podium seperti itu karena memerlukan keberanian, kebersihan hati, pikiran, maupun perkataan.

"Kalau tidak bersih tidak berani. Ini tanda-tanda akan mati. Ini bukan soal podium, mic, tapi soal keberanian. Tidak gampang dikritik apalagi dimarah-marahin," imbuhnya kecewa.

Ia menambahkan, "terpaksa nanti saya beliin sendiri alat-alatnya. Dia pun sudah ketakutan bikin ini, napain bikin ini, tidak gampang."

Ia juga mengatakan bahwa mobil yang biasanya bawa alat sound system kini sudah tidak ada.

Hanya ada satu alat 'buntut' yang ada di sana.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved