Senjakala Podium Bali Bebas Bicara, Mangku Pastika: Saya Pesimis, Ini Tanda-tanda Akan Mati

Tak seperti biasanya, pagi ini, Minggu (9/9/2018) Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) yang ada di Lapangan Puputan Renon tampak kurang baik.

Senjakala Podium Bali Bebas Bicara, Mangku Pastika: Saya Pesimis, Ini Tanda-tanda Akan Mati
Tribun Bali/Putu Supartika
Made Mangku Pastika saat berorasi di PB3AS, Minggu (9/9/2018). 

"Minggu depan kita berjumpa, mudah-mudahan masih ada tempatnya. Kalau tidak kita buat di luar, kita bawa podium bawa sound system, kalau ada yang denger syukur kalau tidak ya nggak apa. Supaya kita tidak menggerutu di luar itu seorang yang pengecut, kita harus berani," katanya.

Ia juga mengatakan jangan jadi manusia keledai, namun jadilah manusia yang berbudi.

Karena menurutnya, keledai mau jalan jika dipecut.

Pastika juga berharap pemimpin membawa amanah rakyat karena semua fasilitas yang didapatkan oleh pemimpin adalah milik rakyat dan mesti dipertanggungjawabkan.

Dirinya juga tak mau ada yang memanggilnya dengan gubernur, gubernur tahun 2008-2018 atau mantan gubernur.

"Karena sejak tanggal 29 Agustus saya adalah pengangguran. Saya ingin jadi orang bebas sama seperti orang lain. Sebut saja saya Mangku, Made Mangku, Pastika, atau Made Saja. Jangan sebut gubernur, nanti pak gub marah," pintanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved