Perputaran Uang pada Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali Diperkirakan Capai Rp 6,9 Triliun

Pertemuan ini juga akan dimanfaatkan sebagai momen pengenalan UMKM nusantara untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar internasional.

Perputaran Uang pada Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali Diperkirakan Capai Rp 6,9 Triliun
(Dok Bank Indonesia)
Pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia 2018 Bali 

TRIBUN-BALI.COM, BENGKULU - Pertemuan tahunan Dana Internasional Moneter ( IMF)-Bank Dunia selama sepekan di Nusa Dua Bali, pada 8-14 Oktober 2018  mendatang ditaksir akan menciptakan perputaran uang sebesar Rp 6,9 triliun.

"Pertemuan diikuti 15.000 peserta, uang yang bisa dihasilkan dari peserta saja Rp 0,9 triliun, belum lagi belanja pribadi peserta dan belanja infrastruktur totalnya mencapai Rp 6,9 Triliun," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Endang Kurnia Saputra, Senin (10/9/2018).

Hal tersebut kata Endang merupakan keuntungan tersendiri bagi Indonesia sebagai tuan rumah.

Pertemuan ini juga akan dimanfaatkan sebagai momen pengenalan UMKM nusantara untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar internasional.

Endang juga menyebutkan kesempatan ini juga BI perwakilan Bengkulu ikut mempromosikan kopi Bengkulu dan produk minuman jus jeruk kalamansi.

Endang menjelaskan pada setiap lokasi kegiatan pelaksanaan IMF World Bank akan disediakan "both" bagi UMKM.

Sehingga masing-masing daerah telah mempersiapkan produk-produk terbaiknya untuk dipasarkan pada kegiatan ini.

"Setidaknya dari 15.000 peserta, ada 1.000 saja yang mengenal itu sudah sangat baik, syukur-syukur jika ada yang tertarik berkerjasama jangka panjang," ujar dia. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved