Cerita Mistis Goa Galo Kelanting Tabanan, Dihuni Hewan Keramat Kelelawar Berekor

Masyarakat setempat menyebut Goa Galo sebagai tempat yang memiliki nilai magis. Bahkan, konon katanya tempat tersebut merupakan

Cerita Mistis Goa Galo Kelanting Tabanan, Dihuni Hewan Keramat Kelelawar Berekor
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Seorang warga saat menunjukan tempat bersemayamnya kelelawar berekor di Goa Galo, Banjar Dukuh, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Selasa (11/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Goa Galo di Banjar Dukuh, Desa Kelating, Kerambitan, Tabanan, menyimpan banyak sisi magis.

Goa yang disucikan masyarakat setempat ini dihuni kelelawar yang berbeda dari umumnya. Seperti apakah itu?

Ribuan kelelawar berukuran kecil atau mini tampak menggantung di Goa Galo, Selasa (11/9).

Selain berukuran tak seperti pada kelelawar pada umumnya, kelelawar di Goa Galo ini juga memiliki ekor yang panjangnya sekitar 2.5 centimeter.

Ketika menjelang malam, ribuan kelelawar ini akan keluar dari sarangnya dan menampakan pemandangan yang indah.

Masyarakat setempat menyebut Goa Galo sebagai tempat yang memiliki nilai magis.

Bahkan, konon katanya tempat tersebut merupakan asal mula dari nama Desa Kelating.

“Dulu katanya, nama desa di sini Goa Galo. Atau asal mula Kelating pusatnya di sini (tempat bersemayam kelelawar),” kata Kelian Banjar Dinas Dukuh, Gede Wayan Suyadnya, saat ditemui kemarin.

Goa Galoh
Goa Galo (Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan)

Goa yang terletak di nyung atau hamparan karang yang bernama Nyung Taman Agung tersebut dikatakan ada kaitannya dengan Dang Kahyangan Pura Rambut Siwi, Jembrana.

Menurut Suyadnya, awal mula keberadaan kelelawar berekor itu tidak diketahui pasti.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved