BPBD Imbau Waspadai Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan Besar Terjadi Beberapa Bulan ke Depan

Meski api telah padam, namun musim kemarau yang diprediksi terjadi selama beberapa bulan ke depan menjadi kekhawatiran tersendiri

BPBD Imbau Waspadai Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan Besar Terjadi Beberapa Bulan ke Depan
Istimewa
Api membakar hutan di wilayah hutan produksi terbatas Munduk Balan Bawang, Desa Songan, Kintamani, Kamis (13//2018). 

Sesuai prediksi BMKG, musim kemarau akan bertahan hingga beberapa bulan ke depan.

Tidak menutup kemungkinan akan terjadinya kekeringan serta potensi kebakaran hutan.

Pihaknya mengaku siap dengan pasukan, prasarana, termasuk koordinasi dengan instansi terkait seperti Damkar Kabupaten Bangli maupun Damkar Kabupaten Buleleng, jika terjadi kebakaran hutan lanjutan.

“Kami koordinasi dengan Damkar Buleleng karena wilayah Desa Kutuh berbatasan langsung dengan Buleleng Timur. Aksesnya lebih dekat jika ditempuh dari Buleleng, dibandingkan dari Bangli. Di samping itu titik air yang berada di Desa Belantih, Kintamani juga mudah dijangkau dari arah Buleleng,” ucapnya.

Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Timur, I Made Warta mengungkapkan, faktor penyebab kebakaran hutan selama beberapa hari terakhir besar kemungkinan karena kelalaian manusia.

Namun ia tidak menyebutkan seperti apa jenis penyebabnya.

“Biasanya penyebab kebakaran karena kelalaian manusia. Namun kami masih selidiki,” ujarnya.

Berdasarkan data, kebakaran hutan di wilayah kintamani dalam beberapa hari terakhir telah terjadi di tiga lokasi.

Di antaranya hutan lindung di titik Munduk Pandan, Desa Kutuh dengan total luas areal terbakar tiga hektare, titik Munduk Batu Kandik, Desa Kutuh dengan luas areal terbakar empat hektare, dan di hutan produksi terbatas Munduk Balan Bawang, Desa Songan, Kintamani dengan total luas terbakar 500 are.

“Yang terbakar dari seluruh titik itu hanya semak-semak di bawah pohon ampupu dan seming,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved