Bule Jongkok di Palinggih Pergi dari Bali, Cok Ace Minta Pertegas Tata Tertib Masuk Pura

Cok Ace menyarankan mulai sekarang, peraturan tata tertib masuk ke pura untuk wisatawan harus dipertegas

Bule Jongkok di Palinggih Pergi dari Bali, Cok Ace Minta Pertegas Tata Tertib Masuk Pura
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Wakil Gubernur Bali, Cok Ace. 

Polisi menyarankan agar lebih mengintensifkan pengawasan terhadap wisatawan yang berkunjung.

Selain itu, pemasangan terali besi segera dilaksanakan.

Untuk membersihkan secara aspek niskla, pengempon menggelar uapacara permohonan maaf atau guru piduka.

Ketua Umum Pengempon Sad Kahyangan Jagat Bali Pura Luhur Batukau, I Gede Manu Ardana mengakui lokasi palinggih yang terletak di sebelah barat pura utama tersebut berjarak sekitar 100 meter.

Sehingga hal tersebut memang sulit untuk dijangkau pengawasannya.

“Memang lokasinya agak berjauhan dari pura utama, sehingga pemantauan dari karyawan memang agak sulit. Kadang-kadang wisatawan yang datang tanpa guide sulit dipantau atau diawasi,” kata Ardana. 

Polisi Tak Tahu Identitas Bule

Kapolsek Penebel, AKP I Ketut Mastra Budaya menjelaskan, informasi terakhir menyatakan bahwa wisatawan tersebut sudah tidak berada di Bali.

Kata dia, berdasarkan hasil penggalian informasi di lapangan, bule tersebut menginap di sebuah vila yang terletak di daerah Beraban, Kecamatan Kediri.

"Infonya wistawan itu menginap di daerah Beraban, namun dia sudah check out (pergi dari Bali). Ya ada kemungkinan sudah balik ke negaranya. Kami belum mendapat informasi lebih jelas siapa namanya, dan dari mana asalnya. Intinya identitasnya masih belum jelas," kata AKP Mastra. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved