Gunung Tambora Penyebab Kekalahan Napoleon Bonaparte dalam Perang Eropa? Begini Kata Peneliti

Kaisar Penguasa Eropa tahun 1804-1814 asal Prancis, Napoleon Bonaparte namanya amat termasyhur.

Gunung Tambora Penyebab Kekalahan Napoleon Bonaparte dalam Perang Eropa? Begini Kata Peneliti
Express.co.uk via Grid.ID
Napoleon Bonaparte. 

Abu vulkanik itu bukanlah abu vulkanik biasa.

Melainkan terdapat muatan listrik yang bisa mengubah cuaca menjadi hujan.

Nah, ketika dibulan Juni saat pertempuran Waterloo berlangsung, pasukan Napoleon yang berada dalam posisi menyerang diguyur hujan lebat berhari-hari akibat efek abu vulkanik tersebut.

Dr Matthew Genge, dari Imperial College London, mengatakan, "Sebelumnya, ahli geologi berpikir bahwa abu vulkanik terperangkap di atmosfer yang lebih rendah, karena abu gunung berapi lebih ringan."

"Penelitian saya, bagaimanapun, menunjukkan bahwa abu dapat naik ke atmosfer dan karena bermuatan listrik maka membentuk awan mendung."

Dr Matthew juga mengatakan jika letusan Tambora adalah pengubah jalannya sejarah umat manusia.

"Sekarang kita selangkah lebih dekat untuk memahami bagian Tambora dalam pertempuran dari separuh dunia," ujarnya.

Battle of Waterloo
Battle of Waterloo (Robinson via Grid.ID)

Gara-gara hujan lebat berhari-hari itulah pasukan Napoleon kedinginan, keletihan dan hilang semangat bertempur.

Apalagi Napoleon yang mengandalkan pergerakan cepat kavaleri kudanya tak bisa bemanuver lantaran jalan berlumpur.

Berbeda dengan pasukan koalisi pimpinan Duke of Wellington yang berada dalam posisi bertahan.

Pasukan koalisi yang bertahan tidak banyak bergerak, cukup makanan dan tempat berteduh dari hujan membuat moral mereka terjaga baik hingga akhirnya memenangkan pertempuran.(Seto Aji/Grid.ID)

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Gara-gara Indonesia, Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte Kalah dalam Perang Eropa

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved