Kisah Siswa SD di Gunung Kidul Rela Sisihkan Uang Jajan untuk Bantu Guru Berhonor Kecil

Menumbuhkan kepedulian terhadap sesama di zaman milenial saat ini bukanlah perkara mudah bagi guru di sekolah

Kisah Siswa SD di Gunung Kidul Rela Sisihkan Uang Jajan untuk Bantu Guru Berhonor Kecil
KOMPAS.com/Markus Yuwono via Pos Belitung
Siswa SD Mentel 1, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, mengumpulkan uang saku untuk membantu memberikan honor guru, Jumat (14/9/2018).¬† 

5. Komentar Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga

Bahron Rasyid, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, tak mempermasalahkan dan mengapresiasi langkah dari Komite Sekolah terkait program penggalangan dana untuk GTT dan PTT tersebut.

"Komunikasi dan transparansi agar niat mulai ini langgeng dan bisa ditiru oleh sekolah lain," katanya.

Dia mengaku sudah berusaha untuk meningkatkan penghasilan para guru dan pegawai tidak tetap ini.

Sementara itu, anggota DPRD Gunungkidul Imam Taufik mengatakan, dalam kebijakan umum anggaran dan priorotas anggaran sementara (KUA-PPAD) upah GTT 2019 diusulkan sebesar Rp 600.000 per bulan.

Namun angka tersebut fleksibel karena November nanti masuk dalam pembahasan APBD murni 2019.

"Idealnya honor GTT ya Rp 1,3 juta sama dengan THL," kata Imam.(*)

Artikel ini telah tayang di posbelitung.co dengan judul Siswa SD Ikhlas Sisihkan Uang Jajan untuk Guru Berhonor Kecil, Kita Bisa Belajar Apa?

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved