Marak Kasus Bule Naik Ke Palinggih Pura, PHDI Usul Bentuk Perda Khusus

Organisasi Hindu memohon kepada pihak kepolisian untuk memproses pelecehan terhadap pura ini.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Usulan membuat peraturan daerah (perda) masuk pura mengemuka dalam pertemuan sejumlah organisasi Hindu dengan Pemprov Bali dan DPRD Bali di Kantor DPRD Bali, Senin (17/9/2018).

Perda ini sebagai solusi mengatasi maraknya kasus bule naik ke palinggih pura.

Pertemuan yang digagas DPRD Bali ini dihadiri Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Arda Sukawati (Cok Ace), beserta sejumlah organisasi Hindu yang diundang di antaranya PHDI Bali, HPI Bali, KMHDI Bali, Peradah Bali, Paiketan Krama Bali, Aliansi Pemuda Hindu, BEM IHDN Denpasar, dan lainnya.

Ketua PHDI Bali, Prof I Gusti Ngurah Sudiana, yang menjadi perwakilan peserta mengusulkan kepada DPRD Bali untuk menyusun perda yang berkaitan dengan tata cara masuk ke pura, dan aturan mengenai batasan sampai di mana wisatawan boleh melakukan kunjungan ke pura.

“Kejadian seperti ini ngeletehin pura dan menghina umat Hindu. Harus ada tolok ukur agar kejadian itu tidak terjadi lagi. Wisatawan jangan diberi akses masuk sampai jeroan pura,” kata Prof Sudiana.

Kasus wisman naik palinggih terbaru terjadi di kawasan Pura Luhur Batukaru, Penebel, Tabanan, Rabu (12/9/2018) lalu.

Seorang bule bernama Jarvi Tony Kristian (37) asal Finlandia naik lalu jongkok di atas Palinggih Pekiisan yang terletak di samping Aliran Tukad Yeh Mawe.

Sebelumnya, pada 18 April 2018, juga beredar video seorang bule Spanyol bernama Bernat naik dan duduk di atas Palinggih Padmasana Pura Gelap Besakih, Karangasem.

Prof Sudiana mengungkapkan salah satu penyebab maraknya kasus ini karena pengawasan dan penjagaan pura yang minim.

Bahkan banyak pura yang tidak memiliki pintu gerbang, seperti halnya di Palingggih Pekiisan Pura Luhur Batukaru.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved