Ditlantas Bali Dibantu 11 Polda Lain Amankan IMF-World Bank 2018, Termasuk Polda Kaltim dan Kalbar

Kesiapan dan persiapan serta perencanaan Polda Bali dalam pengamanan hajatan IMF-World Bank 2018 telah dilakukan sejak 1,5 tahun yang lalu

Ditlantas Bali Dibantu 11 Polda Lain Amankan IMF-World Bank 2018, Termasuk Polda Kaltim dan Kalbar
Tribun Bali/Widyartha Suryawan
Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim, bersama Menko Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan, meninjau pembangunan patung GWK di Bukit Ungasan, Badung, Kamis (5/7/2018). Kim Percaya pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali bisa berjalan lancar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Kesiapan dan persiapan serta perencanaan Polda Bali dalam pengamanan hajatan IMF-World Bank 2018 telah dilakukan sejak 1,5 tahun yang lalu.

“Saya sebagai Satgas III Pamwalahir akan membantu mem-backup Korlantas Polri yang akan datang tanggal 1 Oktober nanti. Seluruh rangkaian kegiatan baik personel atau sarana dan prasarana pendukung IMF tanggal 1 (Oktober) itu sudah tiba di Polda Bali,” ungkap Dirlantas Polda Bali Kombes Pol A.A Sudana, Rabu (19/9/2018), seusai mengikuti apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata 2018 di Lapangan Niti Mandala Renon.

Kombes Pol A.A Sudana menambahkan, pihaknya didukung beberapa Kepolisian Daerah (Polda) lain mencapai kurang lebih 11 Polda.

Seperti Polda Jawa Timur, Jawa Barat, dan seluruh Jawa bahkan hingga Polda Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat

Bentuk dukungan dari beberapa Polda tersebut di antaranya seperti dukungan personel dan kendaraan Direktorat Lalu Lintas Polda yang akan dikerahkan ke Bali.

“Bali tidak memiliki kendaraan banyak seperti yang dibutuhkan untuk pengawalan di jalan raya para delegasi IMF. Artinya Bali akan di-backup secara BKO, baik personel maupun alat pengawalan roda dua maupun roda empat dari Korlantas Polri dan teman-teman Polda lainnya,” paparnya.

Disampaikannya, tidak ada penutupan atau pengalihan arus lalu lintas saat para delegasi dan tamu VIP serta VVIP dari bandara menuju hotel, maupun dari hotel menuju lokasi IMF-World Bank ataupun GWK.

“Tidak ada pengalihan atau penutupan arus lalu lintas pada saat delegasi akan mendekati ke GWK atau lainnya. Tetapi nanti akan ada rekayasa lalu lintas dalam artian buka tutup arus lalu lintas sesaat. Kurang lebih diperkirakan ada 45 kendaraan VVIP akan dilakukan pengawalan,” tambahnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved