Progres Pengerjaan Pengembangan Fasilitas IMF di Bandara I Gusti Ngurah Rai Capai 90 Persen

Proses pengerjaan pengembangan fasilitas IMF di Bandara I Gusti Ngurah Rai akan segera selesai

Progres Pengerjaan Pengembangan Fasilitas IMF di Bandara I Gusti Ngurah Rai Capai 90 Persen
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana pengerjaan penyelesaian pengerjaan pengembangan fasilitas IMF di Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Proses pengerjaan pengembangan fasilitas IMF di Bandara I Gusti Ngurah Rai akan segera selesai, kini rata-rata progresnya telah mencapai 90 persen.

Hal ini disampaikan Communication and Legal Section Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Selasa (18/9/2018) seusai press conference Airport Council Intemational (ACI) ,dalam rangka Airport Service Quality (ASQ) Awards 2017 menganugerahkan 3 awards untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Progres hingga 15 September kemarin untuk paket 1 yakni Pematangan Lahan Pantai Sisi Barat dan Konstruksi Apron Barat dari rencana sudah mencapai 69,253 persen, dengan realisasi 71,823 persen terjadi deviasi  2,570 persen. Namun berdasarkan realisasi apron untuk kesiapan IMF seluas 8 Ha sudah mencapai 99,141 persen,” jelasnya.

Untuk paket 2 yakni Konstruksi Apron Timur dan Pemindahan Sewage Treatment Plant (STP) atau limbah terealisasi  97,480 persen.

Sementara paket 3 Gedung VVIP, Base Ops TNI dan Penggantian Line Maintenance Airlines terealisasi progresnya mencapai 96,047 persen.

Ditargetkan pada tanggal 22 September 2018 nanti sudah selesai dan akhir bulan September harus dioperasikan. 

Dari proyek perluasan apron barat dan timur akan menambah parking stand 10 dan rata-rata satu parking stand dapat menampung 13 pesawat nero body per hari.

Dalam semalam pesawat yang dapat parkir reguler saat ini mencapai 21 pesawat, kalau ditambah dari perluasan apron untuk fasilitas IMF hanya bisa menyediakan RON 10 pesawat nero body.

Jika nantinya melebihi 10 pesawat nero body, alternatifnya adalah pesawat reguler yang RON akan dipindahkan ke Bandara terdekat seperti Juanda Surabaya, Lombok Praya, dan lainnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved