Diminta Periksa Lembar Jawaban, Siswi Kelas 5 SD Jadi Sasaran Nafsu Kepsek dan Guru Hingga Hamil

Seorang kepala sekolah tega memperkosa anak didiknya sendiri yang baru duduk di bangku kelas 5.

Diminta Periksa Lembar Jawaban, Siswi Kelas 5 SD Jadi Sasaran Nafsu Kepsek dan Guru Hingga Hamil
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang kepala sekolah tega memperkosa anak didiknya sendiri yang baru duduk di bangku kelas 5.

Tak sendirian melakukan aksinya, seorang guru juga ikut andil melakukan tindakan keji tersebut.

Polisi telah menangkap kedua pelaku dan menemukan bahwa mereka memperkosa bocah tersebut berulang kali selama sebulan terakhir.

Insiden terungkap ketika korban mengeluh sakit perut kepada orangtuanya.

Orangtuanya segera memeriksakannya dan mendapati bahwa putri kecilnya tengah hamil 3 minggu.

Baca: Aji Tewas Seketika Setelah Ditabrak Fortuner di Jalan Teuku Umar, Tak Lama Mobil Miliknya Terbakar

Baca: 5 Tahun Lakukan Penelitan Bawah Laut, 51 Artefak yang Berhasil Diangkat Tim Arkeolog Unud Dipamerkan

Baca: Nomor Urut Capres-Cawapres Ditetapkan, Jokowi-Maruf Urut 1 dan Prabowo-Sandiaga Uno Nomor Urut 2

Kepada polisi, korban mengatakan bahwa dirinya diminta terdakwa guru untuk datang ke kamar kepala sekolah dengan dalih mengevaluasi lembar jawaban.

Alih-alih memeriksa lembar jawaban, dia justru diperkosa oleh dua pria dewasa tersebut.

Lebih kejam lagi, kepala sekolah dan guru merekam aksi bejatnya saat pertama kali memperkosa siswi tersebut.

Video tersebut digunakan sebagai alat untuk mengancam korban agar tidak melapor kepada orangtuanya.

Kedua pria tersebut mengatakan akan menyebarkan video tersebut dan membuatnya viral di media sosial jika si korban tak menuruti kemauan mereka.

Selain untuk menutup mulut, video tersebut juga dijadikan senjata agar siswi tersebut tetap datang ketika dipanggil untuk 'melayani' dua pria tersebut.

Kepala sekolah juga sengaja membuat kamar tidur rahasia di dalam ruangannya, tempat gadis malang tersebut diperkosa.

Baca: Video Detik-detik Jebolnya Pagar Pembatas Suporter di Sultan Agung Bantul Akibat Kerusuhan

Baca: Sosok Ini Jamin Kendaraan Plat B Aman di Bandung Meski Akan Terjadi Duel Panas Persib Kontra Persija

Baca: Melihat Langsung Kekasihnya Digilir Dua Pemuda, Remaja Ini Pilih Akhiri Hidup

"Kami telah menangkap kepala sekolah dan guru sekolah yang merupakan terdakwa utama dalam kasus ini.Kami telah memindai ponsel mereka dan menemukan foto-foto gadis korban. Kami akan mendapatkan pemeriksaan medis gadis yang dilakukan pada hari Kamis", kata Qaiser Alam, SHO dari kantor polisi Phulwarisharif.

Polisi juga mengatakan bahwa persidangan kasus ini akan segera dilakukan untuk memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul ( Klik Link

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved