Fakta Pemerkosaan PRT di Rumah WNA Jerman Terungkap: Saat Pelaku Mandi, Korban Kabur

Asep merupakan pemerkosa PRT berinisial SF (48) sekaligus merampok rumah warga Jerman di Kompleks IPTN Jalan Candra Puri,

Fakta Pemerkosaan PRT di Rumah WNA Jerman Terungkap: Saat Pelaku Mandi, Korban Kabur
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi korban perkosaan. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Anggota Polresta Depok menangkap Asep Mulyana (38) saat berada di kampung halamannya di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (21/9/2018).

Asep merupakan pemerkosa PRT berinisial SF (48) sekaligus merampok rumah warga Jerman di Kompleks IPTN Jalan Candra Puri, Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Depok.

SF (48) menjadi korban perampokan disertai pemerkosaan pada Selasa (18/9/2018) sekira pukul 03.30 WIB, di kediaman milik warga negara (WN) Jerman, Kecamatan Cimanggis, Depok.

Merangkum sejumlah fakta yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. Kronologis

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi mengatakan, kejadian berawal saat SF mempergoki pelaku masuk rumah.

Bermodal golok, pelaku yang terpergok itu mengancam SF agar tak berteriak lalu membawanya ke satu kamar untuk diperkosa.

"Pelaku yang membawa golok ini dipergoki sama korban pas masuk rumah. Di bawah ancaman ini korban dibawa ke kamar untuk diperkosa. Karena takut nyawanya terancam korban terpaksa menuruti kemauan pelaku," kata Made saat dihubungi wartawan di Cimanggis, Depok, Jumat (21/9/2018).

Usai memperkosa, pelaku pergi ke kamar mandi meninggalkan SF yang ketakutan dan sudah tak berdaya.

Mendapat kesempatan SF bergegas melarikan diri ke lantai atas, sementara pelaku mencuri dua handphone, uang Rp 1,5 juta serta dua buah cincin milik korban.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved