Presiden Akan Resmikan GWK, Kasdam Udayana Cek Keamanan PAM VVIP

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) karya seniman I Nyoman Nuarta, sudah rampung pembangunannya

Presiden Akan Resmikan GWK, Kasdam Udayana Cek Keamanan PAM VVIP
Istimewa
Kodam IX/Udayana menggelar apel pengecekan kesiapan Pasukan Pengamanan VVIP di area Taman Budaya GWK, Pecatu, Kabupaten Badung, Sabtu (22/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) karya seniman I Nyoman Nuarta, sudah rampung pembangunannya.

Ikon terbaru Pulau Dewata ini telah diluncurkan pada awal Agustus lalu.

Kali ini akan diresmikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam suatu acara serimonial yang dihadiri oleh berbagai kalangan.

Terkait dengan kunjungan Presiden RI ke Provinsi Bali, Kodam IX/Udayana hari ini Sabtu (22/9/2018), menggelar apel pengecekan kesiapan Pasukan Pengamanan VVIP di area Taman Budaya GWK, Pecatu, Kabupaten Badung.

Keamanan juga diikuti oleh segenap unsur yang terlibat dalam Pam VVIP, antara lain dari unsur Paspampres, Satgas Intel, Walakir, Subsatgas GWK, Subsatgas Incognito, Subsatgas Rute, Tirai Mobile, Kesehatan, Komlek, Pelabuhan, Bandara, Penerangan, unsur Kepolisian dan Cadangan.

Pada kesempatan tersebut Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri sebagai pimpinan apel menyampaikan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., yang pada intinya Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama-sama Polda, Pemerintah Daerah setempat dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan secara maksimal.

"Oleh karena itu, kejelasan tugas, tanggung jawab dan rantai komando harus dipahami dan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan di lapangan," ucapnya.

Pengamanan VVIP sudah sering dilaksanakan secara bersama, baik pada event nasional maupun internasional, namun harus tetap diperlakukan sebagai operasi baru dan tidak ada istilah rutinitas, kata dia.

"Apel Gelar Pasukan seperti ini sangat penting dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan pengamanan, baik secara perorangan maupun satuan sesuai Prosedur Tetap Pengamanan VVIP yang berlaku, serta untuk memastikan sinergitas dan kerja sama antar semua unsur pengamanan yang terlibat," sambungnya.

Ia juga menuturkan, Apel Gelar Pasukan itu dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan koordinasi antar unsur pengamanan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas, serta untuk menghindari terjadinya kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan di lapangan, demikian ujar Kasdam melalui keterangan pers diterima tribun-bali.com siang tadi. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved