Berita Banyuwangi

Terracotta Dancers, Seribu Patung Penari Gandrung di Tengah Sawah Lereng Gunung Ijen

Di hamparan sawah produktif sekitar tiga hektare lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, terdapat ratusan patung penari gandrung dengan empat formasi gerakan

Terracotta Dancers, Seribu Patung Penari Gandrung di Tengah Sawah Lereng Gunung Ijen
Surya/Istimewa
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, bersama Sigit Pramono, di Gandrung Terakota. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Di hamparan sawah produktif sekitar tiga hektare lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, terdapat ratusan patung penari gandrung dengan empat formasi gerakan.

Tempat itu ada di Terracotta Dancers (Taman Gandrung Terakota), di Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Licin, Banyuwangi.

”Saat ini sudah hampir seribu patung penari gandrung, yang kami sebar di berbagai sudut sawah,” kata Sigit Pramono, pemilik Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort, Banyuwangi, Sabtu (22/9/2018).

Patung-patung tersebut diletakkan berjajar di empat sudut berbeda di pinggiran sawah.

Sigit meletakkan patung-patung itu dengan tidak mengubah fungsi sawah.

Sawah tetap produktif ditumbuhi padi.

Model patung-patung gandrung tersebut diambil dari karya fotografi Sigit yang juga seorang fotografer.

Karya foto tersebut lalu dibuat patung oleh seorang seniman Budi Santoso, lalu dicetak oleh pembuat patung di Kasongan, Yogyakarta.

”Sementara empat formasi gerakan. Selanjutnya terserah senimannya mau buat formasi gerakan seperti apa lagi,” kata Sigit.

Patung-patung tersebut dibuat secara manual satu persatu, sehingga meski memiliki formasi yang sama terdapat berbagai perbedaan.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved