Tunggangi Harley Davidson Kebanggaannya dari Bandung ke Bali, Dedy: Pernah Jatuh Terguling-guling

Berbagai macam komunitas motor besar hadir dalam Bali Bike Fest ke IV di Pantai Mertasari, Sanur, Sabtu (22/9/2018) sore tadi.

Tunggangi Harley Davidson Kebanggaannya dari Bandung ke Bali, Dedy: Pernah Jatuh Terguling-guling
Tribun Bali/Busrah Syam Ardan
Kakek Dedy (slayer merah) Perah pendiri komunitas Bikers Brotherhood MC, di Pantai Mertasari, Denpasar, Sabtu (22/9/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berbagai macam komunitas motor besar hadir dalam Bali Bike Fest ke IV di Pantai Mertasari, Sanur, Sabtu (22/9/2018) sore tadi.

Saat memasuki lokasi, kita akan disuguhi berbagai macam jenis motor.

Motor-motor besar dipajang di depan panggung Festival, juga motor para pengendara yang diparkir rapi di samping panggung.

Satu-satu motor bermerk dipertontonkan para pemiliknya.

Dengan memiliki berbagai macam warna, keunikan dan model, motor-motor itu jadi santapan para pengunjung untuk memanjakan mata, ataupun berswafoto ria.

Dari modelnya seperti motor balap sampai yang klasik, Harley Davidson.

Satu di antara banyak pengendara yang ditemui tribun-bali.com di lokasi, yakni Pendiri Komunitas Motor Bikers Brotherhood MC Indonesia, Dedy Perah atau Dedy Sumatra.

Lelaki berusia 66 tahun ini mengakui kalau mengendarai motor ialah hobinya. Selain itu ia menganggap, dengan membawa motor itu merupakan bentuk terapi bagi dirinya.

"Saya pribadi, pakai motor itu suatu terapi ya, buat kesehatan, buat jiwa. Apalagi hobi juga dan sampai sekarang berkumpul sama orang-orang yang punya hobi yang sama itu senang banget," kata lelaki yang paling tua di komunitasnya.

Dirinya juga mengakui kalau selama ini selalu mengikuti event-event tour yang dilaksanakan di berbagai daerah.

Halaman
12
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved