Breaking News:

Ini Kesulitan yang Dihadapi Petugas Pemadam Kebakaran TPA Suwung

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Wirajaya mengatakan, sejak dua hari lalu asap masih mengepul dan kebakaran belum berhasil dipadamkan

Tribun Bali/Busrah Ardans
Asap dari TPA Suwung membumbung tebal, Senin (24/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hingga hari ini, Kamis (27/9/2018) asap di TPA Suwung masih tampak.

Saat dikonfirmasi tribun-bali.com Rabu (27/9/2017) malam, Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Wirajaya mengatakan, sejak dua hari lalu asap masih mengepul dan kebakaran di TPA Suwung belum berhasil dipadamkan.

Ia menyebut, kesulitan tim Damkar saat ini dikarenakan kedalaman sampah dan luas areal yang terbakar mencapai 9 hektar.

"Asap masih ada. Dan memang sulit, karena sampah basah itu mengandung gas metan, jadinya kedalaman api itu agak susah ditebak. Yah, kesulitannya selama dua hari ini, yah karena juga begitu luas, 9 hektar ini," kata Wirajaya.

Dia juga menyebut, mendeteksi titik api juga menjadi kesulitannya.

Karena biasanya sampah basah mengandung gas metan di kedalaman dua meter.

Saat ini sambungnya, ada sebanyak 7 pemadam yang standby di lokasi TPA Suwung.

Sebelumnya juga sudah banyak damkar dikerahkan untuk memadamkan api.

"Malam ini (Rabu malam, red) ada 7 Pemadam yang standby di sana. Masing-masing dari Kodya dan Badung. Sampai saat ini tim sudah mengerahkan mungkin sampai ratusan. Karena dari Tiga kabupaten tim damkarnya yakni Gianyar, Badung dan Kodya," sambungnya menjelaskan. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved