Breaking News:

Simpan Sabu dan Pil Ekstasi di Jok Motor, Pengedar Narkoba Diringkus Polisi

Eka (21) terancam dibui minimal 5 tahun penjara akibat mengedarkan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi

Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Wakapolresta Denpasar, AKBP Nyoman Artana yang didampingi Kasat Resnarkoba, Kompol Aris Purwanto beserta jajaran memberikan keterangan kepada awak media terkait penangkapan pelaku pengedar narkotika janis sabu dan ekstasi, Kamis (27/9/2018). 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang laki-laki bernama Eka (21) terancam dibui minimal 5 tahun penjara akibat mengedarkan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi.

Aktivitas pengedaran barang haram ini sudah dilakukan pelaku semenjak satu tahun terakhir dikarenakan kebutuhan ekonomi.

Ia berhasil diamankan oleh tim Sat Resnarkoba Polresta Denpasar pada Selasa (18/09/2018) sekitar pukul 22.00 WITA, di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali.

Wakapolresta Denpasar, AKBP Nyoman Artana yang didampingi Kasat Resnarkoba, Kompol Aris Purwanto, menerangkan, saat penangkapan pihaknya sempat mengikuti pelaku yang memang sudah dicurigai.

Dari tangannya polisi berhasil menyita sebanyak 16 paket sabu dengan berat bersih 25,75 gram, dan 30 butir pil ekstasi dengan berat bersih 8.76 gram, yang ditemukan di jok sepeda motor pelaku jenis vario warna putih dengan nomor polisi DK 4864 ET.

"Menurut yang bersangkutan, yang bersangkutan menerima barang tersebut dari seorang berinisial L. Kemudian yang bersangkutan tugasnya adalah untuk menjual. Dari hasil penjualan nantinya yang bersangkutan akan dikasi bonus," terangnya, Rabu (26/09/2018).

Atas perbuatannya, pelaku dituntut dengan pasal 112 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

Selama ini, kata Artana, pelaku belum pernah menjalani hukuman.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved