Istri & Anak Tangisi Kepergian Almarhum Made Windhiya, Jantung Kambuh 2 Hari Sebelum Operasi

Air mata istri dan anak almarhum I Made Windhiya pecah di ruang jenazah RSUP Sanglah Denpasar, Minggu (30/9).

Istri & Anak Tangisi Kepergian Almarhum Made Windhiya, Jantung Kambuh 2 Hari Sebelum Operasi
Istimewa
 Korban I Made Windhiya saat dievakuasi petugas pada Minggu (30/9/2018) pagi di Pantai Pemelisan Suwung Batan Kendal, Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Air mata istri dan anak almarhum I Made Windhiya pecah di ruang jenazah RSUP Sanglah Denpasar, Minggu (30/9).

Mereka menangisi kepergian Windhiya setelah sempat dilarang mancing lantaran akan jalani operasi jantung. Namun nahas 2 hari sebelum operasi tiba, dia terlebih dahulu dipanggil Yang Kuasa.

Pantauan lokasi, kesedihan mendalam dirasakan keluarga pria yang akrab disapa Made Kablet ini. Tampak istri dan anak korban menangis tersedu usai melihat jenazah suaminya.

Ayah kandung korban, Gede Satra mengatakan, anaknya yang bekerja sebagai satpam di Pelabuhan Benoa ini memang hobi memancing. Putranya ini pamit dari rumah untuk pergi mancing. 

Keluarga sempat melarangnya karena sedang dalam kondisi sakit, bahkan sempat diopname di RSAD Udayana karena memiliki riwayat penyakit jantung.

"Posisi anak saya itu sekarang sedang menunggu jadwal operasi Selasa (2/10) besok, tapi dia tetep pergi mancing," kisahnya saat ditemui di Instalasi Forensik RSUP Sanglah.

Hingga sore kemarin, jenazah masih dalam pemeriksaan tim forensik. Rencana pihak keluarga akan mengambil jenazah pada Selasa (2/10) untuk dilakukan prosesi pengabenan di rumah kediaman di Banjar Tengah, Sesetan, Gang Lely, Denpasar Selatan.

Informasi yang dihimpun I Made Windhiya ditemukan tewas tergeletak di Pantai Pemelisan Suwung Batan Kendal, Denpasar, Minggu (30/9) siang.

Kepala BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, mengatakan kronologi kejadian, saat itu korban diketahui sedang melakukan aktivitas memancing sendirian di pantai tersebut.

Korban sempat menyapa salah satu warga yang berada di lokasi. Namun setelah itu, beberapa saat kemudian saksi melihat korban tersungkur. 

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved