Finansial Teknologi Jadi Bahasan IMF Annual Meeting, Eko Cahyono Beri Peringatan ini

Finansial Teknologi Jadi Bahasan IMF Annual Meeting, Eko Cahyono: Waspadai Finansial Teknologi Bodong

Finansial Teknologi Jadi Bahasan IMF Annual Meeting, Eko Cahyono Beri Peringatan ini
Istimewa
Eko Cahyono. 

TRIBUN-BALI.COM – Inovasi digital di sektor jasa keuangan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah Indonesia dalam ekosistem bisnis digital.

Salah satunya dengan maraknya keberadaan financial technology (fintech/fintek) yang terus berkembang pesat.

Berbagai isu dan permasalahan soal fintech secara global pun akan menjadi salah satu materi bahasan dalam pertemuan IMF-World Bank yang berlangsung 8-14 Oktober mendatang di Nusa Dua.

“Fintech akan menjadi salah satu bahasan di IMF-WB. Salah satu isu serius yang menarik perhatian kita semua seiring pesatnya perkembangan fintech, malah banyak juga fintech yang bodong dan berpotensi merugikan masyarakat maupun investor,” kata ekonom H.M. Eko Budi Cahyono, S.E.,M.M.,M.H.,di Denpasar, Kamis (4/10/2018).

Menurutnya, sama seperti industri e-commerce yang nilai pasarnya terus membesar, nilai pasar di industri fintech juga terus menunjukkan trend positif.

Pada tahun 2017 nilai transaksi industri fintech di Indonesia mencapai estimasi 18,65 miliar dolar AS.

Pertumbuhan perusahaan fintech di Indonesia diprediksi akan tumbuh melesat ‎dalam periode 10 tahun ke depan.

Riset terbaru Morgan Stanley, memproyeksikan nilai pasar perusahaan fintech bisa mencapai USD150 miliar di 2027.

Angka itu setara dengan pasar fintech pembayaran (payment) sebesar Rp1.000 triliun (Rp1 kuadriliun) dan fintech pinjam meminjam (P2P lending) sebesar Rp1.200 triliun (Rp1,2 kuadriliun). Kondisi ini  pun akan secara drastis mengubah perilaku masyarakat atau nasabah dalam menggunakan layanan perbankan di dalam negeri.

Namun peluang tersebut juga memunculkan tantangan serius dengan semakin maraknya keberadaan fintech bodong yang meresahkan masyarakat, nasabah dan juga pihak perbankan.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved