Kisah Sudarsana Jadi Sopir Ambulans VVIP Presiden dan Ibu Negara Setiap Kunjungan di Bali

I Putu Gede Sudarsana (35) mengaku bangga bisa berbincang secara langsung dengan Presiden dan Ibu Negara

Kisah Sudarsana Jadi Sopir Ambulans VVIP Presiden dan Ibu Negara Setiap Kunjungan di Bali
Tribun Bali/Rino Gale
I Putu Gede Sudarsana sopir ambulans VVIP IMF RI 2 (Ibu Negara) saat ditemui Tribun Bali di Krematorium Mumbul, Jalan By Pass Ngurah Rai, Nusa Dua, Jumat (5/10/2018). Ia menceritakan kesiapan dan pengalaman menjadi sopir ambulans VVIP 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Terpilih menjadi sopir ambulans VVIP khusus RI 2 (Ibu Negara) saat IMF-World Bank nanti, I Putu Gede Sudarsana (35) mengaku bangga bisa berbincang secara langsung dengan Presiden dan Ibu Negara.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir ambulans RSUP Sanglah ini mengungkapkan, kelengkapan ambulans VVIP ini layaknya ruang ICU.

Sementara itu, satu tim terdiri dari 5 orang yaitu satu dokter jantung dan dokter anestesi, dua perawat dan satu sopir.

Ketika ditemui di Krematorium Mumbul, Jalan Bypass Ngurah Rai, Nusa Dua, Sudarsana menceritakan awal mula ia menggeluti profesi sebagai sopir ambulans.

Diceritakannya, saat masih duduk di bangku SMA, ia sering dijemput temannya menggunakan mobil.

Hal ini dimanfaatkan Sudarsana untuk belajar mengendarai mobil hingga akhirnya ia diterima bekerja di RSUP Sanglah sebagi sopir ambulans.

Hampir 12 tahun berprofesi sebagai sopir ambulans, membuat Sudarsana telaten melayani pasien.

Ia mengaku menjadi sopir ambulans tidaklah mudah, harus fokus dan busa memenangkan medan jalan raya jika memang diperlukan kecepatan dan menikung.

Tidak hanya itu saja, kondisi badan pun dituntut senantiasa sehat dan bugar.

Halaman
123
Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved