SMAN 1 Sukawati dengan Nguripining Yana, SMAN 1 Denpasar Tampilkan Joged Malampahan

SMAN 1 Sukawati dan SMAN 1 Denpasar tampil dalam satu panggung di Kalangan Madya Mandala, Art Center

SMAN 1 Sukawati dengan Nguripining Yana, SMAN 1 Denpasar Tampilkan Joged Malampahan
Istimewa
Penampilan SMAN 1 Sukawati dan SMAN 1 Denpasar dalam Bali Mandara Nawanatya III, Jumat (6/10/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - SMAN 1 Sukawati dan SMAN 1 Denpasar tampil dalam satu panggung di Kalangan Madya Mandala, Art Center, Jumat (5/10/2018) malam dalam gelaran Bali Mandara Nawanatya III.

Dalam penampilan tersebut, SMAN 1 Sukawati membawa garapan bertajuk Nguripining Yana, sedangkan SMAN 1 Denpasar membawakan Joged Melampahan.

“Ini sebuah garapan yang ditujukan untuk mengenang kisah perjalanan budaya dan tradisi, anak muda harus tahu ini,” kata pembina garapan SMAN 1 Sukawati, I Wayan Gede Aditya Pratita.

Garapan yang bertajuk Nguripining Yana bermakna menghidupkan perjalanan kesenian khususnya di daerah Sukawati, Gianyar, dan memberi pesan dan mengajak masyarakat untuk melek dengan sejarah kebudayaan Bali.

“Kami menggarap ini melihat sejarah dulu, bisa dibilang riset dulu baru menerjemahkannya dalam sebuah garapan fragmentari,” imbuhnya.

Pementasan mereka diawali dengan kisah sejarah perkembangan seni di Sukawati yang tak terlepas dari jasa putra kedua Baginda Raja Sri Dewa Agung Anom Wirya Maharisikan, yakni Sang Pangeran Sukawati Ida I Dewa Agung Made Karna yang mewariskan kesenian seperti legong, jauk, dan barong di Desa Sukawati.

Dalam sebuah karya, Sang Pangeran Sukawati mendalami laku bratha semadi di Pura Payogan Siwa Agung Desa Ketewel.

Kemunculan bidadari pada karya tersebut membuat lahirnya tari jauk dan diikuti dengan barong yang kini telah dikembangkan di seluruh pelosok Sukawati.

Garapan ini terlihat sangat kompleks, semua unsur menyatu dengan padu hingga membentuk fragmentari yang padat dan kental akan tradisi khas Sukawati.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved