Menko Maritim Sebut per Hari Ini 34 Ribu Peserta Mendaftar Annual Meetings IMF-WBG 2018

Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Bali sudah siap menyelenggarakan ajang yang akan dihadiri oleh 189 negara

Menko Maritim Sebut per Hari Ini 34 Ribu Peserta Mendaftar Annual Meetings IMF-WBG 2018
Tribun Bali/Rino Gale
Acara rapat koordinasi terahkir IMF (International Monetary Fund) World Bank Group yang dihadiri oleh Menkomaritim, Gubernur Bali, Bupati Badung, TNI/Polri, serta jajaran instansi terkait di ruang Mengwi 1 BNDCC, Nusa Dua, Bali, Kamis (5/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Satu hari menjelang pelaksanaan IMF-WBG 2018, Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Bali sudah siap menyelenggarakan ajang yang akan dihadiri oleh 189 negara dari 8-14 Oktober 2018 mendatang.

Peserta yang akan hadir pun dipastikan melebihi target.

“Dari target 22.000 peserta, per hari ini sudah 34.000 yang mendaftar untuk ikut dalam acara ini” ujar Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan yang juga Menko Maritim, Luhut Pandjaitan usai mengunjungi sejumlah gedung dan fasilitas di kawasan BICC dan BNDCC kawasan Nusa Dua, Bali, bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Minggu (7/10/2018).

Dalam rangka melihat kemajuan persiapan lokasi Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018, Menko Maritim dan Menteri Keuangan mengunjungi ruangan dan berbagai lokasi yang akan digunakan untuk pertemuan serta seminar di Hotel Westin, BICC, BND dan BNDCC di Nusa Dua.

"Kita sudah siap melaksanakan AM ini. Seluruh venue sudah siap dan kita puas," ucap Menko Luhut Pandjaitan.

Selain itu, Menkeu juga mengunjugi fasilitas kesehatan, press center, serta tempat diplomasi budaya yang akan ditampilkan dengan aneka tarian di Taman Jepun dan Indonesia Paviliun.

Beberapa agenda yang akan dilangsungkan di BICC antara lain, Seminar Wanita dalam Tempat Kerja, IMF Youth Dialogue, press briefing tentang global financial, dan sebagainya.

Sedangkan di BNDCC, akan dilangsungkan acara utama yakni pembukaan dan penutupan.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan hadir sekaligus membuka perhelatan internasional ini.

Selain membahas substansi, dalam pertemuan tahunan ini, akan ditampilkan Indonesia Paviliun yang menampilkan art and craft expo, booth pariwisata, dan booth infrastruktur.

Staf Ahli Menteri BUMN, Sahala Lumban Gaol, menjelaskan dalam Indonesia Paviliun peserta dapat melihat dan membeli berbagai benda seni dan kerajinan karya asli putra bangsa Indonesia.

Selain kerajinan, dalam booth ini ditampilkan berbagai paket pariwisata yang ditawarkan kepada peserta.

Terkait infrastruktur, ditampilkan display dan perkembangan pembangunan infrastruktur serta beberapa kesempatan investasi dan pembiayaan di Indonesia.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved