PINA Bappenas Fasilitasi Kerja Sama Investasi Senilai Rp 47 Triliun

Pembiayaan proyek-proyek ini difasilitasi Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) Center For Private Investment

PINA Bappenas Fasilitasi Kerja Sama Investasi Senilai Rp 47 Triliun
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menghadiri serangkaian penandatanganan fasilitasi kerja sama investasi pada proyek proyek di bidang energi terbarukan, perkebunan serta jalan tol yang merupakan bagian dari pengembangan sektor-sektor prioritas, yang dilaksanakan di Hotel Nikko Bali Benoa, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Pertemuan tersebut diadakan di sela 2018 International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings, yang diselenggarakan 8-16 Oktober 2018.

Pembiayaan proyek-proyek ini difasilitasi Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) Center For Private Investment, atau yang juga dikenal dengan PINA Center Bappenas, entitas dibawah Kementerian PPN/Bappenas.

Beberapa diantara proyek-proyek yang dibahas dalam pertemuan tersebut telah mencapai financial closing.

”Pembiayaan alternatif non APBN adalah hal yang sangat elementer untuk menjadi efek pengungkit dalam pembangunan sektor prioritas. Kementerian PPN/Bappenas melalui unit KPBU dan PlNA akan terus mendorong pembiayaan alternatif untuk pembiayaan proyek prioritas di berbagai bidang, seperti infrastruktur, industri, perkebunan dan pertanian," ujar Menteri Bambang.

PINA Center Bappenas berhasil memfasilitasi kerja sama investasi dengan perkiraan total nilai Rp 47 triliun, yang terdiri dari dua kesepakatan kerja sama di bidang energi terbarukan dengan nilai sebesar Rp 590 miliar, satu kesepakatan kerja sama di bidang perkebunan dengan total nilai sampai dengan Rp 2 triliun, serta tiga kesepakatan kerja sama pengembangan jalan tol dengan perkiraan total nilai Rp 44,5 triliun.

Perjanjian kerja sama yang menandai financial closing ditandatangani untuk proyek-proyek kerja sama antara PT Nusantara Infrastructure Tbk melalui anak perusahaannya, PT Energi infranusantara (EI) dan PT Carpediem Elektrikal Nusantara (CEN) dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp 290 miliar.

PT Energi Infranusantara menyatakan kesediaan awal untuk membiayai pembangunan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di Kalimantan Barat, yang diprakarsai oleh PT Carpediem Elektrikal Nusantara (CEN).

Proyek ini diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik daerah Kalimantan Barat, sekaligus sebagai kontribusi dalam mendukung dan mengembangkan infrastruktur di bidang pembangkit listrik energi baru terbarukan.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved