Kesaksian Warga Palu soal Ritual Panomi yang Kembali Dihidupkan Dan Terjadinya Gempa Dahsyat

Nama Nomoni yang melekat pada acara ini juga diambil dari bahasa suku Kaili, yang berarti bergema.

Kesaksian Warga Palu soal Ritual Panomi yang Kembali Dihidupkan Dan Terjadinya Gempa Dahsyat
Grup WA Bugis-Palu-Donggala
Kondisi jalur Trans Sulawesi di jalur Donggala Palu 

TRIBUN-BALI.COM, PALU - Musibah gempa, tsunami dan likuefaksi yang melanda Kota Palu, Donggala dan sekitarnya di Sulawesi Tengah meninggalkan banyak cerita duka. 

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga H+13 atau Kamis (11/10/2018) saja korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah telah mencapai 2.073 orang.

Satu cerita soal peristiwa nahas itu bahkan dikait-kaitkan dengan perayaan Festival Pesona Palu Namoni (FPPN). 

Di mana, dalam FPPN ada ritual balia yang dihadirkan dalam festival tersebut

Andri, warga Palu Selatan, bercerita ritual balia sejatinya merupakan upacara adat khas suku Kaili untuk meminta kesembuhan. 

Suku Kaili, kata Andri, sebagian besar merupakan orang asli Sulawesi Tengah yang tersebar di Donggala dan Palu.

Sejatinya, upacara Palu Namoni beserta ritual balia yang digelar di Pantai Talise pada (28/9/2018) atau tepat dengan peristiwa gempa terjadi, sudah lama tidak pernah digelar. 

"Itu ada kala Sulawesi penduduknya belum menganut kepercayaan, jadi panggil roh untuk pengobatan," cerita Andri. 

Palu Namoni baru dihidupkan kembali setelah pemerintahan Kota Palu dipimpin oleh Wali Kota Hidayat dan Wakil Wali Kota Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu.

Tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).
Tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). ()

Andri menceritakan, setidaknya telah terjadi tiga kali hal janggal ketika upacara adat Palu Namoni kembali digelar semasa pemerintahan Wali Kota Palu Hidayat sejak 2016 lalu.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved