Sosiolog Unud Ungkap Alasan Banyak Orang Ingin Jadi PNS

Begitu ada inflasi atau permasalahan ekonomi sedikit sektor swasta terancam

Sosiolog Unud Ungkap Alasan Banyak Orang Ingin Jadi PNS
Tribun Bali / Apriadi Gunawan
Ilustrasi CPNS 

TRIBUN-BALI.COM - Animo masyarakat kian meningkat untuk bisa menjadi PNS.

Menanggapi hal tersebut, Sosiolog Universitas Udayana, Wahyu Budi Nugroho, S.Sos.,M.A,. mengungkapkan, faktor utama penyebabnya, yakni masyarakat masih menganggap menjadi PNS menjanjikan kemapanan.

"Kita semua tahu, satu-satunya pekerjaan di Indonesia yang paling menjanjikan kemapanan adalah pegawai negeri sipil (PNS), bahkan sampai pensiun pun masih punya uang, meskipun tidak banyak tetapi tetap akan ada pemasukan bulanan," katanya dikonfirmasi Tribun Bali, Selasa (16/10/2018) malam tadi.

Di satu sisi, lanjut Wahyu, berbagai kebijakan pemerintah ke depan juga sangat menguntungkan bagi PNS, seperti restrukturisasi gaji dan lainnya.

"Kedepan akan semakin besar, jadi wajar animo masyarakat masih terus ingin jadi PNS," katanya.

Selain itu juga, menurut dia sektor tenaga kerja swasta yang sewaktu-waktu bisa mengancam ekonomi, hingga adanya pengurangan tenaga kerja.

"Saya pikir masyarakat kita sudah paham bagaimana sektor swasta itu begitu rentan. Begitu ada inflasi atau permasalahan ekonomi sedikit sektor swasta terancam, pengurangan tenaga kerja dan lain-lain pasti menjadi pemicu," katanya.

Disinggung terkait formasi atau lowongan yang cenderung tidak berbanding lurus dengan jumlah pelamar, Wahyu menilai pertama anggaran negara yang dialokasikan untuk PNS terbatas.

"Kebutuhan PNS itu sangat banyak tapi anggaran terbatas ini saya pikir membuat formasi atau lowongan yang dibuka pun jadi terbatas," katanya.

Kendati demikian, yang menarik sekarang menurut Wahyu adalah formasi untuk mereka yang berkebutuhan khsusus.

Halaman
123
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved