CPNS 2018

Tahap Kedua Rekrutmen CPNS Rawan Kecurangan

Sosiolog Universitas Udayana, Wahyu Budi Nugroho, menilai sistem perekrutan CPNS tahun ini lebih baik

Tahap Kedua Rekrutmen CPNS Rawan Kecurangan
Sscn.bkn.go.id - Lengkap, Tutorial Unggah Dokumen Daftar CPNS 2018: 3 Hari Lagi Buka, 4 Berkas Wajib 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sosiolog Universitas Udayana, Wahyu Budi Nugroho, menilai sistem perekrutan CPNS tahun ini lebih baik.

Namun demikian, ia tetap mengimbau agar pada tahap tes kedua CPNS perlu diwaspadai terjadinya kecurangan.

"Kalau tes pertama TKD itu menurut saya sudah objektif karena sistem CAT pakai komputer. Jadi begitu selesai jawab soal nilai langsung keluar, namun yang perlu diwaspadai tes tahap kedua," kata Wahyu kepada Tribun Bali, Selasa (16/10/2018) malam.

Menurut dia, tes tahap kedua perlu diwaspadai karena sudah dikembalikan pada institusi alias bukan lagi dari pemerintah pusat.

Dan itu sangat rentan terjadinya kecurangan-kecurangan termasuk dari oknum pejabat yang akan bermain.

"Kalau pada tahap pertama saya pikir sudah terjamin karena ini betul-betul ditangani pusat dan sistemnya juga online, jadi tahap kedua yang perlu diwaspadai terjadinya kecurangan-kecurangan," katanya.

Menurut hematnya, pihak kedua maupun pihak ketiga agar bisa mendampingi tahapan tes kedua.

"Kalau bisa jangan murni dilakukan institusi itu tapi harus ada pengawas atau pendampingnya, karena biasanya kecurangan yang terjadi selama ini juga pada tahap tes kedua karena mekanismenya dikembalikan pada institusi asal," ujarnya.

Kendati demikian, kecurangan dengan adanya praktek uang hingga puluhan bahkan ratusan juta untuk bisa menjadi PNS, saat ini Wahyu memandang sudah sangat susah.

"Praktek uang sulit sekarang, tapi yang perlu diwaspadai sekarang lebih pada nepotisme, karena bicara bayar sekian itu banyak orang yang mampu, jadi lebih pada jaringan kerabat maupun kolega," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved