Kemenhub Periksa Kendaraan dan Surat-surat Berkendara di Terminal Mengwi

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Transportasi Darat melaksanakan pemeriksaan kendaraan bus dan surat-surat berkendara

Kemenhub Periksa Kendaraan dan Surat-surat Berkendara di Terminal Mengwi
Istimewa/Polres Badung
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Transportasi Darat melaksanakan pemeriksaan kendaraan bus dan surat-surat berkendara pada Jumat (19/10/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Transportasi Darat melaksanakan pemeriksaan kendaraan bus dan surat-surat berkendara pada Jumat (19/10/2018) siang.

Pemeriksaan kendaraan bus bertempat di Terminal Penumpang Mengwi, Badung, baik yang berada di dalam terminal maupun yang berada di luar terminal.

Pemeriksaan yang diadakan setiap enam bulan ini dilakukan untuk mengecek dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, baik pengendara maupun penumpang.

Tjokordo Agung Suarmaya selaku Kepala Terminal Mengwi mengatakan, pemeriksaan ini untuk melihat kembali kelayakan bus yang akan mengantarkan penumpang.

"Ya tentu tujuan ini diadakan untuk mengetahui kelayakan bus yang akan mengantarkan para penumpang. Kami lihat bus layak atau tidak. Jika ada kendaraan yang tidak layak, kami proses hukum atau diperingatkan, tergantung kondisi busnya," ujarnya saat ditemui di Terminal Mengwi.

Pemeriksaan gabungan ini dilaksanakan oleh Kemenhub Pusat, Dinas Perhubungan Badung, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Petugas Terminal Mengwi, Balai Pengelola Transportasi Darat XII wilayah Provinsi Bali dan NTB serta Polres Badung.

Memeriksa kendaraan dengan berbagai kategori diantaranya ban, lampu, kaca bus, rem, kursi penumpang, sabuk pengamanan, klakson dan lainnya.

Selain itu, kelengkapan surat-surat berkendara dan surat izin pengemudi juga diperiksa petugas untuk mendata serta mengetahui apakah masih berlaku atau tidak.

Hasil pemeriksaan gabungan tersebut, dari 17 kendaraan bus dan sopir yang diperiksa ada 11 pelanggaran yang didapatkan oleh petugas.

Diantaranya empat terkena sidak tilang perhubungan, tujuh pelanggaran surat-surat pengemudi dan kendaraan, serta enam kendaaran membawa surat tilang dari luar Bali yang tidak bisa kena tindak.

"Para pelanggar nantinya akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, dan bagi mereka yang masih kurang lengkap kami peringatkan," jelasnya.

Tjokordo juga berharap dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini bisa memberikan pelajaran bagi yang melanggar.

Serta dapat terus berupaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang yang akan diantar menuju lokasi sesuai tiket yang dipesan penumpang bus.

"Kami akan tetap melaksanakan kegiatan ini, supaya memberikan efek jera kepada pelanggar. Ya selain itu, kami berharap para pelanggar ini bisa belajar dari kesalahan dan kedepan bisa memberikan yang layak kepada para penumpang, baik keamanan dan kenyamanan," tambahnya.(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved